Ukraina: Putin Pecat 8 Jenderal Rusia karena Kalah dalam Perang

Minggu, 13 Maret 2022 - 05:00 WIB
loading...
Ukraina: Putin Pecat...
Ukraina mengeklaim Presiden Vladimir Putin memecat 8 jenderal Rusia atas kekalahan Rusia dalam perang di Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Kiev mengeklaim Presiden Rusia Vladimir Putin telah memecat delapan jenderal utamanya atas kekalahan Moskow dalam perang di Ukraina .

Klaim itu disampaikan Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Danilov. Menurutnya, pemimpin Rusia juga sangat marah pada pejabat intelijennya atas apa yang terjadi dalam perang.

Danilov, seperti dikutip surat kabar Ukraina; Ukrayinska Pravda, mengatakkan delapan jenderal militer Rusia telah dipecat sejauh ini dan Rusia telah mengubah taktiknya.

"Yang baru telah ditunjuk. Kami jelas memahami apa yang terjadi di Federasi Rusia. Saya tahu mereka putus asa," kata Danilov.

"Rusia tidak pernah berpikir bahwa bangsa ini begitu bersatu," ujar Danilov.

Baca juga: Murka karena Tak Ditolong, Ukraina: Israel Takut pada Rusia

Kendati demikian, Menteri Pertahanan Ukraina itu memastikan bahwa jalan ke depan tidak akan mudah.

"Akankah sulit? Ya, itu akan sulit, jangan meremehkan musuh. Kami mengalahkannya ke segala arah, tetapi dia, seperti belalang, merayap dan merangkak," kata Danilov.

Pemerintah Rusia belum berkomentar atas klaim Ukraina tersebut.

Sementara itu, Philip Ingram, pakar keamanan dan mantan kantor intelijen senior Inggris, mengatakan kepada The Times bahwa Putin sangat marah dan menyalahkan badan intelijennya.

Putin, lanjut dia, marah pada komandan FSB (Dinas Keamanan Federal penerus KGB) karena mengatakan bahwa Ukraina lemah dan akan mudah menyerah jika diserang.

Perang telah berlangsung di Ukraina selama dua minggu dan pasukan Rusia sedang menuju ibu kota nasional, Kiev.

Pasukan Moskow melakukan tiga serangan udara di kota Dnipro, di mana satu orang tewas.

Layanan darurat Ukraina mengatakan bahwa serangan itu dekat dengan taman kanak-kanak dan gedung apartemen.

Sementara itu, militer Rusia yang dikutip Reuters, Minggu (13/3/2022), mengeklaim telah menghancurkan 3.213 instalasi militer Ukraina sejak invasi ke Ukrina.

Di sisi lain, gambar satelit menunjukkan kolom militer Rusia yang mengancam Kiev dari utara telah menyebar ke posisi baru dan diduga dalam persiapan untuk serangan di ibu kota. Gambar satelit berasal dari perusahaan Amerika Serikat; Maxar Technologies.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved