3 Dampak Mengerikan Jika Rusia-AS Perang Nuklir, Termasuk Miliaran Orang Bakal Terbunuh

Minggu, 13 Maret 2022 - 00:07 WIB
loading...
A A A
1. Miliaran Orang Bisa Terbunuh

Prediksi tentang korban jiwa ini berdasarkan teori tahun 2008 oleh ilmuwan atmosfer Profesor Brian Toon dari University of Colorado Boulder dan rekan-rekannya.

Mereka memodelkan skenario di mana Rusia menghantam AS dan negara-negara Barat lainnya—termasuk Inggris—dengan total 2.200 senjata nuklir, dengan senjata nuklir yang sama Barat melawan Rusia dan sekutu utamanya, China.

Hasil gabungan dari senjata-senjata ini adalah 440 megaton, yang setara dengan sekitar 150 kali kekuatan semua bom yang diledakkan selama Perang Dunia II.

Tim ilmuwan itu menghitung bahwa serangan nuklir akan menyebabkan 770 juta kematian langsung atau sekejap-dan AS akan melihat seperlima dari populasinya dieliminasi langsung. Jika diakumulasikan berdasarkan populasi Rusia, China, dan negara-negara Barat maka korban jiwa bisa mencapai miliaran orang.

2. Bumi Tak Tersentuh Sinar Matahari Bertahun-tahun

Prediksi jumlah korban tewas yang dipaparkan sebelumnya, belum memperhitungkan risiko lain seperti "musim dingin nuklir", konsekuensi hipotesis yang dihasilkan dari injeksi partikel jelaga ke atmosfer oleh badai api yang dipicu oleh ledakan atom.

Jelaga ini, menurut teori, kemudian akan menghalangi sinar matahari langsung mencapai Bumi, yang mengarah ke episode pendinginan global yang parah dan berkepanjangan.

Pendinginan ini, para ahli memperingatkan, dapat menyebabkan gagal panen dan kelaparan yang meluas, mengancam akan membuat siapa pun kelaparan yang berhasil selamat dari ledakan aslinya.

Skenario Prof Toon dan timnya memperkirakan bahwa kota dan hutan yang terbakar akan menyuntikkan sekitar 180 teragrampas jelaga ke stratosfer—lebih dari cukup untuk menyebabkan musim dingin nuklir.

Dalam studi lanjutan yang diterbitkan pada 2019, tim menilai pelepasan partikel yang sedikit lebih kecil dari 150 teragram jelaga setelah perang nuklir pada skala yang sama, menemukan bahwa hal itu akan menghalangi sekitar 30-40 persen sinar matahari ke Bumi selama setidaknya enam bulan.

Defisit energi relatif ini akan menghasilkan suhu yang jauh lebih dingin yang akan bertahan selama lebih dari satu dekade, dengan kondisi selama belahan Bumi utara sebagai akibat langsung dari konflik tetap jauh di bawah titik beku selama berbulan-bulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Berita Terkini
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved