Tetangga Indonesia Ini Memihak AS Jika Konflik dengan Rusia Meluas ke Asia

Sabtu, 12 Maret 2022 - 00:06 WIB
loading...
A A A
Meskipun AS dan sekutu NATO-nya telah memberlakukan sanksi ekonomi yang berat dan berusaha untuk mengisolasi Rusia atas serangannya terhadap Ukraina, mereka telah mencoba untuk menghindari perang yang lebih luas dengan Moskow.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah memperingatkan terhadap intervensi yang akan dianggap perang langsung dengan Rusia, seperti mendeklarasikan zona larangan terbang di Ukraina.

Duterte memiliki hubungan yang sulit dengan Washington sejak menjabat pada 2016, di mana dia mengkritik kebijakan AS dan berusaha menjalin hubungan yang lebih kuat dengan Rusia dan China.

Dia telah mengancam akan mengakhiri Perjanjian Pasukan Kunjungan Manila dengan Washington, yang memungkinkan pasukan AS untuk berlatih di negara Asia Tenggara itu, kemudian mundur tahun lalu setelah merundingkan paket bantuan yang lebih besar.

Duta Besar Romualdez mengatakan tawaran untuk mendukung pasukan Amerika dalam upaya perang melawan Rusia akan mematuhi perjanjian pertahanan bersama tahun 1951 yang mewajibkan AS dan Filipina untuk saling membela jika salah satu diserang oleh negara lain.

Di antara fasilitas yang mungkin berguna bagi Pentagon adalah pelabuhan Clark dan Subic Bay, di mana AS dulu memiliki dua pangkalan militer terbesar di luar negeri sebelum menyerahkannya ke Filipina pada awal 1990-an.

Menurut Romualdez, para pejabat AS telah menjadwalkan pertemuan keamanan di Gedung Putih dengan duta besar sekutu Asia Tenggara-nya untuk membahas sanksi yang dijatuhkan pada Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Start Mulus! Inggris...
Start Mulus! Inggris Tekuk Kroasia 4-2 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Berita Terkini
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved