China Desak Pentagon Buka-bukaan Soal Biolab di Ukraina
Rabu, 09 Maret 2022 - 05:13 WIB
loading...
A
A
A
"Ini dilakukan dengan dalih bekerja sama untuk mengurangi risiko biosekuriti dan memperkuat kesehatan masyarakat global,” kata Zhao seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (9/3/2022).
Ini adalah pertama kalinya Beijing mengungkapkan angka yang dituduhkan itu. Zhao mengatakan bahwa menurut data yang dirilis oleh Amerika Serikat sendiri, ada 26 laboratorium AS di Ukraina. Mengingat serangan militer Rusia di negara itu, dia mendesak “semua pihak terkait” untuk memastikan keamanan laboratorium.
Baca juga: Rusia Gempur Situs Nuklir Kedua Ukraina yang Dicurigai Produksi Bom Kotor
“Khususnya, Amerika Serikat, sebagai pihak yang paling mengetahui laboratorium ini, harus segera mempublikasikan detail terkait, termasuk virus mana yang disimpan dan penelitian mana yang telah dilakukan,” katanya.
Dia mengklaim AS “secara eksklusif menghalangi” pembentukan mekanisme verifikasi independen. Perilaku seperti itu, kata Zhao, semakin memperburuk kekhawatiran masyarakat internasional.
Menurut sebuah laporan di The Rio Times, kedutaan AS di Ukraina menghapus semua informasi tentang laboratorium bio yang dibiayai Pentagon di negara itu dari situs webnya pada 26 Februari. Namun, jurnalis Dilyana Gaytandzhieva mengklaim staf kedutaan lupa menghapus dokumen yang menunjukkan bahwa Pentagon mendanai dua biolab baru di Kiev dan Odessa.
Ini adalah pertama kalinya Beijing mengungkapkan angka yang dituduhkan itu. Zhao mengatakan bahwa menurut data yang dirilis oleh Amerika Serikat sendiri, ada 26 laboratorium AS di Ukraina. Mengingat serangan militer Rusia di negara itu, dia mendesak “semua pihak terkait” untuk memastikan keamanan laboratorium.
Baca juga: Rusia Gempur Situs Nuklir Kedua Ukraina yang Dicurigai Produksi Bom Kotor
“Khususnya, Amerika Serikat, sebagai pihak yang paling mengetahui laboratorium ini, harus segera mempublikasikan detail terkait, termasuk virus mana yang disimpan dan penelitian mana yang telah dilakukan,” katanya.
Dia mengklaim AS “secara eksklusif menghalangi” pembentukan mekanisme verifikasi independen. Perilaku seperti itu, kata Zhao, semakin memperburuk kekhawatiran masyarakat internasional.
Menurut sebuah laporan di The Rio Times, kedutaan AS di Ukraina menghapus semua informasi tentang laboratorium bio yang dibiayai Pentagon di negara itu dari situs webnya pada 26 Februari. Namun, jurnalis Dilyana Gaytandzhieva mengklaim staf kedutaan lupa menghapus dokumen yang menunjukkan bahwa Pentagon mendanai dua biolab baru di Kiev dan Odessa.
Lihat Juga :