Lakukan Perjalanan 1.000 Km Sendirian, Bocah Ukraina Dipuji sebagai Pahlawan
Rabu, 09 Maret 2022 - 00:56 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Rusia Bisa Langsung Setop Serangan Saat Ukraina Setujui Syaratnya
"Ketika anak-anak ini dipindahkan melintasi perbatasan, risikonya berlipat ganda," sambung pernyataan itu.
Dengan semakin banyaknya anak-anak yang memasuki negara tetangga baik sendiri atau bersama orang tua mereka, tindakan kebaikan telah ditunjukkan oleh penduduk setempat. Salah satu cerita seperti itu adalah tentang pesta kejutan yang diadakan di kamp pengungsi Rumania untuk Arina yang berusia 7 tahun.
Sedikitnya 28 anak tewas akibat invasi Rusia .
"Sekitar satu setengah juta anak berada di wilayah yang menderita penembakan dan pengepungan, di antara mereka, ada anak yatim piatu dan anak-anak cacat yang membutuhkan bantuan segera," kata Daria Herasymchuk, penasihat Ukraina untuk hak-hak anak.
Baca juga: Mengapa Ukraina Tidak Mendapat Bantuan dari NATO saat Diserang Rusia?
"Ketika anak-anak ini dipindahkan melintasi perbatasan, risikonya berlipat ganda," sambung pernyataan itu.
Dengan semakin banyaknya anak-anak yang memasuki negara tetangga baik sendiri atau bersama orang tua mereka, tindakan kebaikan telah ditunjukkan oleh penduduk setempat. Salah satu cerita seperti itu adalah tentang pesta kejutan yang diadakan di kamp pengungsi Rumania untuk Arina yang berusia 7 tahun.
Sedikitnya 28 anak tewas akibat invasi Rusia .
"Sekitar satu setengah juta anak berada di wilayah yang menderita penembakan dan pengepungan, di antara mereka, ada anak yatim piatu dan anak-anak cacat yang membutuhkan bantuan segera," kata Daria Herasymchuk, penasihat Ukraina untuk hak-hak anak.
Baca juga: Mengapa Ukraina Tidak Mendapat Bantuan dari NATO saat Diserang Rusia?
(ian)
Lihat Juga :