Turki Rancang Pertemuan Menteri Luar Negeri Rusia dan Ukraina

Selasa, 08 Maret 2022 - 06:19 WIB
loading...
Turki Rancang Pertemuan...
Turki Rancang Pertemuan Menteri Luar Negeri Rusia dan Ukraina. FOTO/Anadolu Agency
A A A
ANKARA - Menteri Luar Negeri Ukraina , Rusia , dan Turki akan bertemu di Turki selatan pada Kamis (10/3/2022). Hal ini diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, Senin (7/3/2022).

Turki telah berusaha untuk menengahi pertikaian antara Rusia dan Ukraina, serta menawarkan pada beberapa kesempatan untuk menjadi tuan rumah pembicaraan di tingkat pemimpin atau diskusi teknis.

Baca: Pejabat Ukraina dan Turki Kunjungi Suriah Utara, Hendak Rekrut Militan?

"Dengan kehendak Tuhan, kami akan mengadakan pertemuan ini dalam format trilateral di Antalya pada hari Kamis di sela-sela forum diplomatik di Turki,” kata Cavusoglu, dalam komentar yang diterbitkan di kantor berita resmi Anadolu.

Pengumuman pertemuan itu muncul setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan mengadakan pembicaraan telepon dengan rekan-rekannya dari Rusia dan Ukraina.

"Atas inisiatif Presiden @RTErdogan dan upaya diplomatik intensif kami, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan Dmytro Kuleba dari Ukraina telah memutuskan untuk bertemu dengan partisipasi saya di pinggiran @AntalyaDF," cuit Cavusoglu. "Semoga langkah ini akan membawa perdamaian dan stabilitas," lanjutnya.

Baca: Harapan Baru, Ukraina Kedatangan Lebih Banyak Drone Tempur Turki

Moskow juga mengkonfirmasi pada hari Senin bahwa Lavrov akan bertemu dengan Kuleba dan Cavusoglu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengatakan kepada kantor berita TASS, bahwa kesepakatan untuk pertemuan tiga arah dicapai selama percakapan telepon antara Putin dan Erdogan pada akhir pekan lalu.

Itu akan menjadi pertemuan luar pertama yang dihadiri oleh Lavrov sejak awal perang dengan Ukraina, karena Rusia semakin terisolasi oleh dunia Barat.

Sementara Juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina, Oleg Nikolenko mengatakan kepada AFP bahwa "kemungkinan pertemuan semacam itu sedang dipertimbangkan."

Baca: Turki Akan Kirim Konvoi Bantuan Kemanusiaan ke Ukraina

Turki sendiri sedang melakukan tindakan penyeimbangan yang rumit. Turki adalah anggota NATO dan sekutu tradisional Ukraina. Tetapi berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan Rusia, yang sangat bergantung pada impor.

Hingga kini Ankara belum menutup wilayah udaranya untuk Rusia dan menghindari sanksi terhadap Moskow. Namun dikatakan bahwa pihaknya memblokir kapal perang dari selat utama Bosphorus dan Dardanelles sejalan dengan konvensi yang memberinya kendali atas lewatnya kapal militer di wilayah strategis.

Erdogan juga telah menyerukan gencatan senjata umum yang mendesak di Ukraina ketika dia berbicara pada hari Minggu kepada Putin melalui telepon, kata kantornya. Dia mendesak Putin untuk mengizinkan penciptaan koridor kemanusiaan "mendesak" di Ukraina, dengan mengatakan dia dan pemimpin Rusia dapat "membuka jalan perdamaian bersama."
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Ngamuk! Iran Gempur...
Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Armada Ke-5 AS di Bahrain, Tembak Jatuh Drone MQ-9
Rekomendasi
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Berita Terkini
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved