Awal Mula Arab Saudi Menjadi Sekutu Amerika Serikat

Sabtu, 05 Maret 2022 - 06:01 WIB
loading...
Awal Mula Arab Saudi...
Raja Arab Saudi Ibnu Saud bertemu Presiden AS Franklin D Roosevelt di kapal USS Quincy, 14 Februari 1945. Foto/wikipedia
A A A
RIYADH - Salah satu negara kaya dan besar di Timur Tengah, Arab Saudi telah lama menjalin kerja sama dan menjadi negara sekutu Amerika Serikat (AS).

Pada Oktober 2020, Tawazun Gulf Trading Group yang berasal dari Arab Saudi menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan asal AS, Advanced CNG Technologies Inc, untuk membuat rudal di negeri Raja Salman itu.

Proyek itu diluncurkan pada semester kedua 2020 di Riyadh. Melihat kedua negara tersebut memiliki kerja sama yang cukup baik, lantas bagaimana sejarahnya?

Baca juga: Presiden Ukraina Zelensky Diduga Lari ke Polandia, Sembunyi di Kedubes AS

AS banyak menemukan tambang minyak di kawasan Timur Tengah, terutama di wilayah Arab Saudi, Bahrain, dan Kuwait sekitar tahun 1933 sampai 1934.

Baca juga: Ukraina Desak Rusia Didepak dari Kursi Dewan Keamanan PBB, Ini Kata AS

Melihat sangat berpotensinya tambang minyak tersebut, AS langsung berkonsentrasi mengembangkan potensi tersebut.

Baca juga: Intel Rusia: Para Teroris Dikirim ke Donbass, Dilatih di Pangkalan Al-Tanf AS

Dalam tulisan bertajuk “Dinamika Hubungan Politik Luar Negeri Arab Saudi dengan Amerika Serikat”, AS berhasil mendapatkan konsensi untuk mengelola minyak.

Standard Oil Company milik AS resmi beroperasi pada 29 Mei 1933 dan melakukan penambangan minyak di bagian timur Arab Saudi.



Kerja sama kedua negara semakin diperkuat ketika Pangeran Khalid dan Pangeran Faishal mengunjungi Gedung Putih dan bertemu Presiden AS Franklin Delano Roosevelt.

Saat itu, AS memberikan bantuan keamanan kepada Saudi lantaran sudah memberikan akses mudah untuk melakukan penambangan minyak di wilayah Saudi.

Kesepakatan itu terealisasi dan diresmikan langsung oleh Raja Ibnu Saud saat bertemu Roosevelt di kapal USS Quincy, 14 Februari 1945.

Tak selalu mulus, hubungan keduanya terkadang mengalami pasang surut. Contohnya, Raja Faishal sempat melakukan embargo minyak kepada AS karena Presiden Richard Nixon dipandang memihak Israel dalam pertempuran Yom Kippur.

Meskipun demikian, akhirnya kedua negara itu beroposisi melawan Uni Soviet.



Momen penting lainnya yang menunjukkan keeratan hubungan Saudi dan AS dan semakin memperjelas bahwa Saudi adalah sekutu penting bagi AS adalah ketika Perang Teluk yang terjadi sepanjang tahun 1990-1991.

Saudi yang berada di bawah kepemimpinan Raja Fahd berkoalisi dengan AS untuk menyerang Irak. Fahd sangat mengecam invansi yang dilakukan Irak terhadap Kuwait, sehingga meletuslah Perang Teluk.

Dalam peristiwa itu, Saudi melakukan serangan tak terduga sebanyak 7 ribu kali kepada pihak Irak. Dari pihak AS, sebanyak 230 ribu tentara juga diturunkan untuk melindungi Kuwait dari gempuran Irak.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Laporan: Mossad Coba...
Laporan: Mossad Coba Rekrut Eks Presiden Ahmadinejad dalam Operasi Pergantian Rezim Iran
Mengapa Bangladesh Sita...
Mengapa Bangladesh Sita Harta Mantan PM Sheikh Hasina Rp112 Triliun? Ini Duduk Perkaranya
Rekomendasi
Ungkap Banyak Kejanggalan,...
Ungkap Banyak Kejanggalan, Munarman Minta KY dan MA Awasi Sidang Banding MNC Asia Vs CMNP
Mendagri Paparkan Kinerja...
Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
Refly Harun Optimistis...
Refly Harun Optimistis Hakim Kabulkan Praperadilan Roy Suryo Jilid II
Berita Terkini
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Infografis
Daftar Pejabat Amerika...
Daftar Pejabat Amerika Serikat yang Dilantik dengan Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved