Riyadh Perpanjang Penangguhan Penerbangan Internasional ke Saudi
Senin, 15 Juni 2020 - 19:16 WIB
loading...
Saudia Airlines, maskapai milik pemerintah Arab Saudi menyatakan, Riyadh telah memperpanjang penangguhan penerbangan internasional dari dan ke Saudi. Foto/REUTERS
A
A
A
RIYADH - Saudia Airlines, maskapai milik pemerintah Arab Saudi menyatakan, Riyadh telah memperpanjang penangguhan penerbangan internasional dari dan ke Saudi. Menurut Saudi Airlines, perpanjangan ini dilakukan untuk batas waktu yang tidak ditentukan.
"Semua penerbangan internasional ke dan dari Saudi akan terus ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut karena pandemi virus Corona yang baru," kata Saudia Airlines dalam sebuah pernyataan.
( Baca juga: Perkuat Pengetahuan Jamaah, Kemenag Distribusikan Buku Manasik Haji )
"Penerbangan diharapkan dilanjutkan secara bertahap dan jadwal akan diumumkan melalui saluran resmi," sambungnya, ketika menanggapi rumor tentang dimulainya kembali penerbangan, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (15/6/2020).
Dalam pernyataannya, Saudi mengatakan bahwa hanya penerbangan yang membawa warga Saudi yang terdampar di luar negeri yang diizinkan memasuki Saudi dari luar negeri.
Penerbangan domestik di Saudi melalui maskapai nasionalnya dilanjutkan pada 31 Mei setelah ditangguhkan selama lebih dari dua bulan. "Penerbangan antara Jeddah dan Ha'il juga diharapkan mulai beroperasi pada 15 Juni, menurut maskapai itu.
Semetara itu, Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) menuturkan bahwa bandara-bandara di Bisha, Taif, Yanbu, Hafr al-Batin, dan Sharourah telah diizinkan untuk dibuka kembali dan melayani penerbangan domestik.
( Baca juga: Tiga Amalan untuk Mendatangkan Kecintaan Allah Ta'ala )
"Semua penerbangan internasional ke dan dari Saudi akan terus ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut karena pandemi virus Corona yang baru," kata Saudia Airlines dalam sebuah pernyataan.
( Baca juga: Perkuat Pengetahuan Jamaah, Kemenag Distribusikan Buku Manasik Haji )
"Penerbangan diharapkan dilanjutkan secara bertahap dan jadwal akan diumumkan melalui saluran resmi," sambungnya, ketika menanggapi rumor tentang dimulainya kembali penerbangan, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (15/6/2020).
Dalam pernyataannya, Saudi mengatakan bahwa hanya penerbangan yang membawa warga Saudi yang terdampar di luar negeri yang diizinkan memasuki Saudi dari luar negeri.
Penerbangan domestik di Saudi melalui maskapai nasionalnya dilanjutkan pada 31 Mei setelah ditangguhkan selama lebih dari dua bulan. "Penerbangan antara Jeddah dan Ha'il juga diharapkan mulai beroperasi pada 15 Juni, menurut maskapai itu.
Semetara itu, Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) menuturkan bahwa bandara-bandara di Bisha, Taif, Yanbu, Hafr al-Batin, dan Sharourah telah diizinkan untuk dibuka kembali dan melayani penerbangan domestik.
( Baca juga: Tiga Amalan untuk Mendatangkan Kecintaan Allah Ta'ala )
(esn)
Lihat Juga :