Putin: Operasi Militer Khusus Rusia di Ukraina Sesuai Rencana dan Sukses

Jum'at, 04 Maret 2022 - 08:12 WIB
loading...
A A A
Lebih lanjut, dia menuding militer Ukraina tidak menepati janji untuk memindahkan peralatan militer berat dari pemukiman sipil.

"Alih-alih memenuhi janji untuk mengeluarkan peralatan ini dari daerah pemukiman, dari taman kanak-kanak, rumah sakit, sebaliknya, tank, artileri, mortir juga dikerahkan di sana," katanya.

Presiden Rusia juga mengatakan bahwa para warga asing disandera di Ukraina, khususnya, di antara mereka ada sekitar 3.179 warga negara India.

"Neo-Nazi juga menembaki mahasiswa China yang berusaha meninggalkan Kharkiv. Dua dari mereka terluka. Saya ulangi: ratusan orang asing berusaha meninggalkan zona perang, tetapi mereka tidak diizinkan melakukannya," tegas Putin.

Menurutnya, cara "neo-nazi memperlakukan warga Ukraina lebih buruk. Contoh, tentara Rusia telah menyaksikan para penghuni gedung apartemen digiring ke lantai tengah gedung, sementara di lantai bawah mereka menerobos jendela dan tembok, memasang alat berat di sana.

"Di atap dan di lantai atas, senapan mesin dan sniper ditempatkan," papar presiden Putin.

"Namun, pasukan Rusia telah menyediakan koridor di semua zona konflik tanpa kecuali, menyediakan transportasi sehingga warga sipil, warga negara asing memiliki kesempatan untuk pergi ke tempat yang aman, sesuatu yang dilarang untuk dilakukan oleh kaum nasionalis," imbuh Putin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Berita Terkini
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Infografis
Pertemuan Putin dan...
Pertemuan Putin dan Trump Digelar Bulan Ini di Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved