Seminggu Invasi Rusia, 1 Juta Pengungsi Tinggalkan Ukraina

Kamis, 03 Maret 2022 - 17:26 WIB
loading...
Seminggu Invasi Rusia,...
Seminggu invasi Rusia, 1 juta pengungsi tinggalkan Ukraina. Foto/CNA
A A A
JENEWA - Badan pengungsi PBB , UNHCR, mengatakan 1 juta pengungsi telah meninggalkan Ukraina dalam seminggu sejak invasi Rusia . Badan itu memperingatkan bahwa jika konflik tidak segera berakhir, jutaan lainnya kemungkinan besar akan mengungsi.

"Hanya dalam tujuh hari kami telah menyaksikan eksodus satu juta pengungsi dari Ukraina ke negara-negara tetangga," cuit kepala UNHCR Filippo Grandi.

"Kecuali jika konflik segera diakhiri, jutaan orang kemungkinan besar akan terpaksa mengungsi dari Ukraina," Grandi memperingatkan seperti dikutip dari Channel News Asia, Kamis (3/3/2022).



Menurut data UNHCR yang sering diperbarui, 1.002.860 warga kini telah meninggalkan Ukraina sejak Presiden Rusia Vladimir Putin meluncurkan invasi skala penuh pada 24 Februari lalu.

Grandi mengatakan jumlahnya meningkat dengan kecepatan luar biasa.

"Saya telah bekerja dalam keadaan darurat pengungsi selama hampir 40 tahun, dan jarang saya melihat eksodus secepat ini," katanya.

"Jam demi jam, menit demi menit, semakin banyak orang yang melarikan diri dari realitas kekerasan yang mengerikan," ujarnya.

Baca juga: Coba Kabur ke Luar Negeri, Warga Rusia Diinterogasi dan Dicap Pengkhianat Negara

Lebih dari setengah mereka yang melarikan diri dari Ukraina telah menyeberang ke negara tetangga Polandia. Hungaria, Moldova, dan Slovakia juga telah menerima banyak pengungsi.

UNHCR mengatakan lebih dari 505.500 orang telah meninggalkan Ukraina ke Polandia dalam seminggu terakhir. Penjaga perbatasan Polandia menempatkan angka lebih dari 575.000 pada Kamis pagi, dengan 95.000 orang telah menyeberang pada hari Rabu saja.

Banyak orang juga telah mengungsi di dalam Ukraina.

Grandi mengatakan staf UNHCR dan kemanusiaan lainnya bekerja di mana dan kapan pun mereka bisa dalam kondisi yang menakutkan di dalam Ukraina.

Baca juga: 498 Prajurit Rusia Tewas dan 2.870 Tentara Ukraina Gugur dalam Perang

"Staf kami tetap tinggal, bahkan dengan risiko besar, karena kami tahu kebutuhan di negara ini sangat besar," katanya.

Kepala pengungsi PBB itu juga memuji tanggapan "luar biasa" dari pemerintah dan masyarakat lokal di negara-negara sekitarnya yang telah menerima lebih dari 1 juta pengungsi.

"Solidaritas internasional telah menghangatkan hati," katanya.

"Tapi tidak ada - tidak ada - yang dapat menggantikan kebutuhan akan senjata untuk dibungkam; agar dialog dan diplomasi berhasil. Perdamaian adalah satu-satunya cara untuk menghentikan tragedi ini," pungkasnya.

Baca juga: Invasi Rusia Masuki Hari Ketujuh, 2.000 Warga Sipil Ukraina Tewas
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Messi Menyala! Argentina...
Messi Menyala! Argentina Tundukkan Austria 2-0
10 Fakta Menarik Argentina...
10 Fakta Menarik Argentina Kalahkan Austria di Piala Dunia 2026: Messi Alien!
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Berita Terkini
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved