Bom Terkuat Buatan Rusia, Tsar Bomba yang Masih Ditakuti Dunia

Selasa, 01 Maret 2022 - 15:03 WIB
loading...
A A A
Bom ini dibuat pada tahun 1961 oleh sekelompok fisikawan Soviet yang terdiri dari Andrei Sakharov, Viktor Adamsky, Yuri Smirnov, Yuri Trutnev, dan Yuri Babayev, yang dipimpin oleh Yuli Khariton.

Pembuatan bom ini untuk menunjukkan kekuatan Uni Soviet ketika terjadi Perang Dingin antara Uni Soviet dan Amerika Serikat.



Tsar Bomba merupakan bom hidrogen tiga tahap yang menggunakan bom atom tipe fisi sebagai tahap pertama untuk menekan tahap kedua termonuklir.

Energi yang dihasilkan dari ledakan ini lantas diarahkan untuk menguraikan tahap ketiga termonuklir yang jauh lebih besar.

Bom ini memiliki berat 27 metrik ton atau 59.525 pon dengan panjang 26 kaki dan diameter 6,9 meter kaki.

Pintu ruang bom dan tangki bahan bakar pesawat dikeluarkan dari Tu-95V karena ukurannya yang besar. Tsar Bomba dipasang pada parasut yang memiliki berat hampir 1.800 pon.

Tsar Bomba pertama kali uji coba di atas Pulau Novaya Zemlya di Samudra Arktik Utara pada 30 Oktober 1961 pukul 11:32 waktu Moskow.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Terungkap, AS Sempat...
Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Pengembalian Amplop...
Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana, KPK Terus Dalami Kasus HPT
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved