Alasan Logis Putin Terus Sebut Denazifikasi Ukraina, Ada 4 Fakta Mengerikan

Senin, 28 Februari 2022 - 15:41 WIB
loading...
A A A
Pada pertengahan Juni 2014, kurang dari lima bulan setelah merebut kekuasaan, otoritas Ukraina yang baru mulai melanggar hak-hak rakyat untuk mengekspresikan pendapat mereka dan kebebasan pers, melakukan pencarian dan penahanan pengunjuk rasa, jurnalis, dan memblokir anggota media asing memasuki negara itu. .

Pemerintah Kiev yang baru juga tidak segan-segan mengancam dan menculik lawan politik, politisi dan bahkan anggota parlemen yang menentang perang melawan DPR dan LPR, dan mereka yang keberatan dengan kudeta.

Beberapa politisi oposisi dan jurnalis independen juga dibunuh, diduga oleh nasionalis dan neo-Nazi yang sama, dengan banyak kasus yang belum terpecahkan hingga hari ini.

Pembunuhan Oles Buzyna, jurnalis Ukraina yang dikenal karena pandangannya yang pro-Rusia, adalah salah satu kasus yang paling menonjol.

Buzyna ditembak mati di luar rumahnya oleh orang tak dikenal di Kiev hanya sehari setelah pembunuhan mantan anggota parlemen Oleg Kalashnikov di rumahnya.

Kasus-kasus itu tidak pernah diselesaikan, tetapi mereka diyakini terkait dengan keterlibatan para korban dengan gerakan anti-Maidan.

4. Diskriminasi Terhadap Apapun yang terkait Rusia

Selain membiarkan kejahatan perang tidak dihukum dan memburu lawan politik mereka, kepemimpinan Ukraina sering menenangkan dan mendorong diskriminasi di seluruh negeri terhadap apa pun yang terkait dengan Rusia atau bahasa Rusia.

Kebijakan ini terungkap dalam berbagai bentuk: dari seruan yang relatif tidak berbahaya untuk menahan diri dari membeli barang-barang Rusia hingga pemecatan akademisi Rusia yang mengajar sastra Rusia, penahanan pelancong berbahasa Rusia tanpa dasar hukum, larangan resmi atas produk Rusia tertentu.

Otoritas Ukraina juga membiarkan menggambar swastika pada peringatan ke Perang Dunia Kedua dan korban holocaust, dan mengizinkan pawai neo-Nazi yang menampilkan seruan untuk "membunuh orang Rusia" yang tinggal di Ukraina.

Pihak berwenang juga melarang kategori besar orang Rusia, banyak di antaranya memiliki kerabat di Ukraina, memasuki negara itu, sehingga melanggar kebebasan bergerak dan memisahkan keluarga.

Daftar ini berlanjut dengan lebih banyak kejahatan yang dilakukan oleh para pemimpin nasionalis Kiev selama delapan tahun terakhir tetapi tidak tercermin dalam Buku Putih.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved