Turki Akan Kirim Konvoi Bantuan Kemanusiaan ke Ukraina

Minggu, 27 Februari 2022 - 18:14 WIB
loading...
Turki Akan Kirim Konvoi...
Turki Akan Kirim Konvoi Bantuan Kemanusiaan ke Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
ANKARA - Bulan Sabit Merah Turki dan Kepresidenan Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) yang dikelola pemerintah Turki mengumumkan pada Jumat (25/2/2022), bahwa mereka akan mengirim konvoi bantuan kemanusiaan ke Ukraina .

Kepala Bulan Sabit Merah Turki Kerem Kinik memposting di Twitter, bahwa konvoi akan "mengatasi kebutuhan dasar yang mendesak" dan "berkoordinasi dengan Palang Merah Ukraina."

Baca: Bendung Invasi Rusia, Jerman Putuskan Kirim Senjata ke Ukraina

"Tim kami sedang dikerahkan ke wilayah tersebut dengan tenda pergudangan, tenda tipe keluarga dan kendaraan katering bergerak. Bahan-bahan ini akan diberikan kepada pengungsi dan orang-orang yang mengungsi,” jelas Kinik, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

AFAD mengkonfirmasi bahwa lima truk bantuan kemanusiaan, termasuk makanan, selimut, tempat tidur, bahan kebersihan dan tenda, akan dikirim ke Ukraina dengan tim kemanusiaan.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Turki, Yavuz Selim Kiran mengumumkan rencana evakuasi untuk warga negara Turki di Ukraina melalui perbatasan darat. “Kami telah memulai operasi evakuasi kami melalui darat dari Ukraina,” tulis Kiran di Twitter.

Baca: Blok Apartemen di Kiev Bolong Terkena Terjangan Rudal

“Turki bekerja sama erat dengan negara-negara di kawasan itu untuk memfasilitasi perjalanan warga kami, yang akan pergi melalui operasi evakuasi kementerian atau dengan cara mereka sendiri melalui gerbang perbatasan,” lanjutnya.

Kiran juga merinci praktik yang akan dilakukan warga negara Turki yang akan meninggalkan Ukraina ketika mereka melewati gerbang perbatasan darat.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan bahwa proses evakuasi warga negara Turki di Ukraina sedang berlangsung.

Baca: Invasi Rusia Sulit Dibendung, Biden Setujui Rp5 Triliun Bantuan Militer ke Ukraina

"Kami tidak bisa lagi mengevakuasi [warga kami] melalui udara karena wilayah udara ditutup, kami juga tidak dapat mengungsi melalui laut, jadi kami memulai evakuasi melalui darat dengan bus," kata Cavusoglu.

Dia menambahkan bahwa hampir 5.000 warga Turki telah kembali ke negara itu menyusul peringatan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Turki sejak 12 Februari, dan mereka telah menjangkau hampir 16.000 warga di Ukraina melalui telepon.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Berita Terkini
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved