Gelombang Serangan Rusia Sasar Depot Bahan Bakar dan Lapangan Udara
Minggu, 27 Februari 2022 - 14:12 WIB
loading...
A
A
A
Rusia mengklaim serangannya ke Ukraina dari utara, timur dan selatan hanya ditujukan pada sasaran militer, tetapi jembatan, sekolah, dan lingkungan perumahan telah terkena dampaknya.
Menteri Kesehatan Ukraina pada Sabtu kemarin melaporkan 198 orang, termasuk tiga anak-anak, tewas dan lebih dari 1.000 lainnya terluka selama perang darat terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II. Tidak jelas apakah angka-angka itu termasuk korban militer dan sipil.
Sebuah rudal menghantam sebuah gedung apartemen bertingkat tinggi di pinggiran barat daya Kiev dekat salah satu dari dua bandara kota, meninggalkan lubang bergerigi pada apartemen yang rusak di beberapa lantai. Seorang pekerja penyelamat mengatakan enam warga sipil terluka.
Baca juga: 4 Sanksi Internasional yang Diberlakukan pada Rusia Setelah Invasinya ke Ukraina
Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim pasukan ke Ukraina setelah menyangkal selama berminggu-minggu bahwa dia bermaksud melakukannya, sambil membangun kekuatan hampir 200.000 tentara di sepanjang perbatasan negara.
Putin mengklaim Barat telah gagal untuk menganggap serius masalah keamanan Rusia tentang ekspansi NATO, aliansi militer Barat yang mana Ukraina bercita-cita dapat ikut bergabung. Tetapi dia mencibir tentang hak Ukraina untuk hidup sebagai negara merdeka.
Menteri Kesehatan Ukraina pada Sabtu kemarin melaporkan 198 orang, termasuk tiga anak-anak, tewas dan lebih dari 1.000 lainnya terluka selama perang darat terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II. Tidak jelas apakah angka-angka itu termasuk korban militer dan sipil.
Sebuah rudal menghantam sebuah gedung apartemen bertingkat tinggi di pinggiran barat daya Kiev dekat salah satu dari dua bandara kota, meninggalkan lubang bergerigi pada apartemen yang rusak di beberapa lantai. Seorang pekerja penyelamat mengatakan enam warga sipil terluka.
Baca juga: 4 Sanksi Internasional yang Diberlakukan pada Rusia Setelah Invasinya ke Ukraina
Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim pasukan ke Ukraina setelah menyangkal selama berminggu-minggu bahwa dia bermaksud melakukannya, sambil membangun kekuatan hampir 200.000 tentara di sepanjang perbatasan negara.
Putin mengklaim Barat telah gagal untuk menganggap serius masalah keamanan Rusia tentang ekspansi NATO, aliansi militer Barat yang mana Ukraina bercita-cita dapat ikut bergabung. Tetapi dia mencibir tentang hak Ukraina untuk hidup sebagai negara merdeka.
(ian)
Lihat Juga :