Zelensky Buka Pintu Dialog Gencatan Senjata
Sabtu, 26 Februari 2022 - 20:53 WIB
loading...
A
A
A
“Mereka tidak mengatakan tidak. Mereka mencoba untuk mencari tahu di mana mereka berada dalam permainan catur ini," katanya.
"Kami percaya bahwa Israel adalah satu-satunya negara demokratis di dunia yang memiliki hubungan baik dengan Ukraina dan Rusia," imbuhnya.
Baca juga: Presiden Ukraina Zelensky: Ini Mungkin Terakhir Kali Anda Lihat Saya Hidup
Sesaat sebelum Nikiforov merilis pernyataannya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengklaim bahwa Kiev menolak untuk mengadakan negosiasi pada hari Jumat. Ia menambahkan bahwa Kiev menyarankan untuk menunda pembahasan masalah tersebut sampai hari Sabtu.
Sedangkan pada Jumat kemarin juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Zelensky sebelumnya menyarankan Ibu Kota Polandia, Warsawa, sebagai tempat pembicaraan daripada Minsk yang diajukan oleh Moskow, tetapi segera "menghilang" setelah itu.
Juru bicara Kremlin itu juga menuduh "elemen nasionalis" di Ukraina menyebarkan roket ke daerah pemukiman sekitar waktu yang sama, memperingatkan bahwa dapat mengakibatkan korban sipil.
Dalam pidato nasional Jumat pagi, presiden Ukraina mengatakan dia “tidak takut untuk berbicara dengan Rusia,” termasuk tentang “status netral” untuk Ukraina, tetapi menuntut jaminan pihak ketiga. Pemimpin Ukraina itu juga menyebut bahwa NATO dan para pemimpin Eropa telah meninggalkan Ukraina untuk berjuang sendirian.
"Kami percaya bahwa Israel adalah satu-satunya negara demokratis di dunia yang memiliki hubungan baik dengan Ukraina dan Rusia," imbuhnya.
Baca juga: Presiden Ukraina Zelensky: Ini Mungkin Terakhir Kali Anda Lihat Saya Hidup
Sesaat sebelum Nikiforov merilis pernyataannya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengklaim bahwa Kiev menolak untuk mengadakan negosiasi pada hari Jumat. Ia menambahkan bahwa Kiev menyarankan untuk menunda pembahasan masalah tersebut sampai hari Sabtu.
Sedangkan pada Jumat kemarin juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Zelensky sebelumnya menyarankan Ibu Kota Polandia, Warsawa, sebagai tempat pembicaraan daripada Minsk yang diajukan oleh Moskow, tetapi segera "menghilang" setelah itu.
Juru bicara Kremlin itu juga menuduh "elemen nasionalis" di Ukraina menyebarkan roket ke daerah pemukiman sekitar waktu yang sama, memperingatkan bahwa dapat mengakibatkan korban sipil.
Dalam pidato nasional Jumat pagi, presiden Ukraina mengatakan dia “tidak takut untuk berbicara dengan Rusia,” termasuk tentang “status netral” untuk Ukraina, tetapi menuntut jaminan pihak ketiga. Pemimpin Ukraina itu juga menyebut bahwa NATO dan para pemimpin Eropa telah meninggalkan Ukraina untuk berjuang sendirian.
Lihat Juga :