Kerahkan 200 Helikopter Tempur, Rusia Rebut Lapangan Terbang Dekat Kiev
Sabtu, 26 Februari 2022 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Rusia Vladimir Putin menjelaskan keputusan tersebut diambil dengan menyalahkan ketidakmampuan Kiev mengimplementasikan perjanjian gencatan senjata 2014-2015 dengan Donetsk dan Luhansk.
Kedua wilayah tersebut menuduh Kiev merencanakan serangan besar-besaran terhadap mereka dan meminta bantuan Moskow.
Ukraina telah membantah rencana merebut kembali wilayah pemberontak dengan paksa dan mengumpulkan sekutunya di Barat dan di tempat lain untuk datang membantu melawan Rusia.
Beberapa negara, termasuk negara anggota Uni Eropa, Inggris, dan Amerika Serikat, telah memberlakukan sanksi baru terhadap Rusia, memukul bank dan maskapai terbesar, di antara entitas lainnya.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres telah mendesak Moskow menghentikan kampanye militernya melawan Ukraina.
Sejauh ini negara-negara Barat hanya menerapkan sanksi dan membiarkan rakyat Ukraina bertempur sendirian melawan Rusia.
Kedua wilayah tersebut menuduh Kiev merencanakan serangan besar-besaran terhadap mereka dan meminta bantuan Moskow.
Ukraina telah membantah rencana merebut kembali wilayah pemberontak dengan paksa dan mengumpulkan sekutunya di Barat dan di tempat lain untuk datang membantu melawan Rusia.
Beberapa negara, termasuk negara anggota Uni Eropa, Inggris, dan Amerika Serikat, telah memberlakukan sanksi baru terhadap Rusia, memukul bank dan maskapai terbesar, di antara entitas lainnya.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres telah mendesak Moskow menghentikan kampanye militernya melawan Ukraina.
Sejauh ini negara-negara Barat hanya menerapkan sanksi dan membiarkan rakyat Ukraina bertempur sendirian melawan Rusia.
(sya)
Lihat Juga :