37 CEO Perempuan Pimpin Perusahaan Terbaik Dunia
Senin, 15 Juni 2020 - 07:09 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, Anthem akan terus menjadi pemimpin dalam solidaritas dengan komunitas untuk melawan status quo. “Kita juga akan fokus pada masalah kesenjangan dalam sistem kesehatan dan masyarakat secara keseluruhan,” paparnya. (Baca juga: Harimau pemakan Manusia 'Dihukum' Seumur Hidup Berada di Penangkaran)
Boudreaux memang orang yang memiliki pengalaman panjang di bidang pelayanan kesehatan dan asuransi. Dia menghabiskan waktu 20 tahun di AETNA, kemudian menjadi wakil presiden eksekutif di UnitedHealthcare, perusahaan asuransi dengan 45 juta pelanggan. Dia menjadi CEO di perusahaan itu sejak 2011-2014. Dia kemudian mundur pada 2015 dan menjadi CEO GKB Global Health. Setelah itu pada November 2017 ditunjuk sebagai CEO Anthem.
Selanjutnya adalah Carol Tome, CEO United Postal Service (UPS) yang ditunjuk sejak Maret 2020 dan secara formal memimpin pada Juni 2020. Dia merupakan mantan CFO (Chief Financial Officer) Home Depot yang menggantikan David Abnet yang bekerja untuk UPS selama 46 tahun. Bisnis pos merupakan industri yang tiarap saat pandemi korona.
Dia menjadi perempuan pertama yang memimpin UPS. Tantangan paling berat bagi UPS adalah bersaing dengan Amazon. Dengan bekal pengalaman transisi Home Depot, Tome diharapkan mampu menjadikan UPS menjadi perusahaan yang menguntungkan. "Dia (Tome) memiliki reputasi memimpin perusahaan dengan basis data. Orang menyukai cara dia menjelaskan tentang apa yang akan dialami sebuah perusahaan," kata Margaret Vitrano, manajer investasi di ClearBridge, yang memiliki USD1,3 miliar saham di UPS. "Harapan kita terletak pada CEO baru," katanya.
Selain itu, Codie Barry yang memimpin Best Buy, Safra A Catz menjadi CEO Oracle, General Dynamics dipimpin Phebe N Novakovic, CEO Progressive yakni Susan Patricia Griffith, hingga CEO Northrop Grumman Kathy J Warden. Kemudian, CEO Duke Energy Lynn J Good, Vicki A Hollub yang memimpin Occidental Petroleum, hingga CEO Rite Aid Heyward R Donigan. (Lihat Videonya: Guru Kesenian Lakukan Tindakan Asusila dengan Modus Foto Model)
Apa yang memicu perempuan menjadi CEO? Tentu bukan karena faktor kesetaraan gender semata. Fortune melaporkan, sejumlah perusahaan Fortune 500 memiliki CEO perempuan karena faktor kepemimpinan mereka yang mampu mengangkat perusahaan bangkit dari keterpurukan dan mampu bersaing di era yang penuh kompetisi ini.
Faktor eksistensi perusahaan di tengah pandemi juga menjadi hal penting dengan memercayakan perempuan sebagai CEO. “Carol Tome, eksekutif Home Depot dalam waktu lama akan menjalankan CEO UPS. Heyward Donigan, eksekutif di perusahaan kesehatan menjadi CEO Rite Aid pada Agustus 2019 lalu. Mereka akan berjuang di tengah tekanan pandemi korona,” kata Emma Hinchliffe, editor majalah Fortune.
Boudreaux memang orang yang memiliki pengalaman panjang di bidang pelayanan kesehatan dan asuransi. Dia menghabiskan waktu 20 tahun di AETNA, kemudian menjadi wakil presiden eksekutif di UnitedHealthcare, perusahaan asuransi dengan 45 juta pelanggan. Dia menjadi CEO di perusahaan itu sejak 2011-2014. Dia kemudian mundur pada 2015 dan menjadi CEO GKB Global Health. Setelah itu pada November 2017 ditunjuk sebagai CEO Anthem.
Selanjutnya adalah Carol Tome, CEO United Postal Service (UPS) yang ditunjuk sejak Maret 2020 dan secara formal memimpin pada Juni 2020. Dia merupakan mantan CFO (Chief Financial Officer) Home Depot yang menggantikan David Abnet yang bekerja untuk UPS selama 46 tahun. Bisnis pos merupakan industri yang tiarap saat pandemi korona.
Dia menjadi perempuan pertama yang memimpin UPS. Tantangan paling berat bagi UPS adalah bersaing dengan Amazon. Dengan bekal pengalaman transisi Home Depot, Tome diharapkan mampu menjadikan UPS menjadi perusahaan yang menguntungkan. "Dia (Tome) memiliki reputasi memimpin perusahaan dengan basis data. Orang menyukai cara dia menjelaskan tentang apa yang akan dialami sebuah perusahaan," kata Margaret Vitrano, manajer investasi di ClearBridge, yang memiliki USD1,3 miliar saham di UPS. "Harapan kita terletak pada CEO baru," katanya.
Selain itu, Codie Barry yang memimpin Best Buy, Safra A Catz menjadi CEO Oracle, General Dynamics dipimpin Phebe N Novakovic, CEO Progressive yakni Susan Patricia Griffith, hingga CEO Northrop Grumman Kathy J Warden. Kemudian, CEO Duke Energy Lynn J Good, Vicki A Hollub yang memimpin Occidental Petroleum, hingga CEO Rite Aid Heyward R Donigan. (Lihat Videonya: Guru Kesenian Lakukan Tindakan Asusila dengan Modus Foto Model)
Apa yang memicu perempuan menjadi CEO? Tentu bukan karena faktor kesetaraan gender semata. Fortune melaporkan, sejumlah perusahaan Fortune 500 memiliki CEO perempuan karena faktor kepemimpinan mereka yang mampu mengangkat perusahaan bangkit dari keterpurukan dan mampu bersaing di era yang penuh kompetisi ini.
Faktor eksistensi perusahaan di tengah pandemi juga menjadi hal penting dengan memercayakan perempuan sebagai CEO. “Carol Tome, eksekutif Home Depot dalam waktu lama akan menjalankan CEO UPS. Heyward Donigan, eksekutif di perusahaan kesehatan menjadi CEO Rite Aid pada Agustus 2019 lalu. Mereka akan berjuang di tengah tekanan pandemi korona,” kata Emma Hinchliffe, editor majalah Fortune.
Lihat Juga :