Pakar: Berakhirnya Perjanjian Oslo akan Rugikan Israel dan Palestina

Senin, 15 Juni 2020 - 05:47 WIB
loading...
A A A
Foqaha, seperti dilansir Sputnik, menuturkan bahwa meskipun ada niat di sana, Abbas akan merasa sulit untuk terus mempertahankan janjinya.

Salah satu alasan untuk ini, menurut Foqaha, adalah sejumlah besar proyek ekonomi bersama yang ditandatangani antara PA dan Israel. Selama bertahun-tahun, Tel Aviv dan Ramallah telah menandatangani kesepakatan di sejumlah bidang termasuk energi, semen, listrik dan telekomunikasi, dan pembatalan Perjanjian Oslo akan menempatkan hal ini dalam resiko.

Selama bertahun-tahun, kedua pihak juga telah bekerja sama dalam hal keamanan, dengan PA membantu Israel menggagalkan sejumlah serangan teroris terhadap anggota militer dan warga sipilnya. Koordinasi ini masih berlanjut meskipun ada ancaman sebelumnya yang dibuat oleh Abbas untuk menghentikan bantuan Palestina ke Tel Aviv, penghentian Perjanjian Oslo kemungkinan akan mendorong paku terakhir ke peti mati kemitraan keamanan ini.

"Sejujurnya, Israel tidak pernah terikat oleh perjanjian Oslo di masa lalu, tetapi setidaknya pakta itu ada di atas kertas. Sekarang, bagaimanapun, jika dibatalkan, kita akan dipaksa untuk kembali ke masa ketidakstabilan, rasa tidak aman dan kekerasan, serta Israel akan menjadi pecundang pertama dari situasi ini," ujarnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, di tengah seruan Hamas untuk memulai Intifada ketiga, gerilyawan Palestina telah melakukan beberapa serangan terhadap sasaran militer negara Yahudi itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Berita Terkini
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved