Ukraina Putus Hubungan Diplomatik dengan Rusia, Sebut Moskow Kejam
Kamis, 24 Februari 2022 - 18:08 WIB
loading...
A
A
A
Rusia meluncurkan operasinya di Ukraina pada Kamis pagi (24/2/2022). Itu terjadi setelah para pemimpin republik Donbass yang memisahkan diri meminta bantuan militer kepada Moskow sebagai tanggapan atas apa yang mereka klaim sebagai peningkatan "agresi Ukraina."
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pihaknya memberikan serangan presisi pada infrastruktur militer Ukraina seperti lapangan udara militer, pesawat tempur, sistem pertahanan udara dan depot senjata.
Moskow menekankan pihaknya tidak bermaksud menyakiti warga sipil Ukraina.
Operasi itu diperintahkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin, yang mengatakan operasi itu bersifat pre-emptive.
Putin juga membuat kesejajaran bersejarah dengan invasi Nazi ke Uni Soviet, menuduh pemerintah Josef Stalin gagal mempersiapkan negara untuk agresi yang akan segera terjadi.
Dia mengklaim Ukraina digunakan NATO sebagai proxy yang dapat mengancam Rusia secara militer dan mengatakan pemerintahnya harus bertindak sekarang untuk mendemiliterisasi negara tetangganya dan memastikan tidak ada serangan terhadap Rusia yang terjadi di masa depan dengan berbagai dalih NATO.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pihaknya memberikan serangan presisi pada infrastruktur militer Ukraina seperti lapangan udara militer, pesawat tempur, sistem pertahanan udara dan depot senjata.
Moskow menekankan pihaknya tidak bermaksud menyakiti warga sipil Ukraina.
Operasi itu diperintahkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin, yang mengatakan operasi itu bersifat pre-emptive.
Putin juga membuat kesejajaran bersejarah dengan invasi Nazi ke Uni Soviet, menuduh pemerintah Josef Stalin gagal mempersiapkan negara untuk agresi yang akan segera terjadi.
Dia mengklaim Ukraina digunakan NATO sebagai proxy yang dapat mengancam Rusia secara militer dan mengatakan pemerintahnya harus bertindak sekarang untuk mendemiliterisasi negara tetangganya dan memastikan tidak ada serangan terhadap Rusia yang terjadi di masa depan dengan berbagai dalih NATO.
(sya)
Lihat Juga :