Putin Seru Tentara Ukraina Menyerah: Segera Letakkan Senjata dan Pulang!

Kamis, 24 Februari 2022 - 17:29 WIB
loading...
Putin Seru Tentara Ukraina...
Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/tass
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin menyeru semua prajurit Ukraina untuk menolak melakukan perintah melanggar hukum dari Kiev.

Putin mendesak para tentara Ukraina agar segera melucuti senjata dan mereka dapat dengan bebas meninggalkan zona kegiatan militer.

Seruan itu diungkapkan Putin pada Kamis (24/2/2022) setelah mendeklarasikan operasi militer di Ukraina Timur.

Baca juga: Diserbu Rusia, Pasukan Ukraina Kocar-kacir Tinggalkan Posisinya

Dia secara khusus berbicara kepada prajurit Ukraina, menekankan bahwa mereka memberikan janji kesetiaan kepada rakyat mereka. "…dan bukan kepada junta anti-nasional yang menjarah Ukraina dan mengorbankan orang-orang tersebut," tegas Putin, dilansir kantor berita Tass.

Baca juga: 2 Jet Tempur Su-24 dan 2 Drone Ukraina Ditembak Jatuh Pejuang Luhansk

"Jangan melakukan perintah melanggar hukum mereka! Saya mendesak Anda untuk segera melucuti senjata dan pulang,” papar Putin.

Baca juga: Dua Kota yang Dikendalikan Ukraina Berhasil Direbut Pejuang Luhansk

Dia menegaskan, “Untuk memperjelas: semua prajurit tentara Ukraina yang akan memenuhi permintaan ini akan dapat dengan bebas meninggalkan zona aksi tempur dan kembali ke keluarga mereka."

"Semua tanggung jawab atas kemungkinan pertumpahan darah akan sepenuhnya berada pada hati nurani rezim yang berkuasa di wilayah Ukraina," ujar Putin.

Sementara itu, Rusia menuduh Dinas Keamanan Ukraina sedang mempersiapkan provokasi serupa dengan yang dilakukan kelompok White Helmets.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov menuduh Kiev berencana merekam video yang dipentaskan yang mengklaim menunjukkan korban massal di antara warga sipil Ukraina.

"Tujuan mereka adalah menuduh Rusia melakukan serangan yang tidak selektif dan tidak proporsional, dan untuk mengintimidasi penduduk sipil, serta menyiarkan (video ini) di saluran televisi Barat," ujar Konashenkov.

Sementara itu, Pasukan Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk telah melancarkan serangan balik terhadap pasukan Ukraina di Donbass.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, garis depan Ukraina telah diterobos pejuang kemerdekaan Donbass.

"Saat ini, mereka (pasukan DPR dan LPR) telah melancarkan serangan balasan dengan dukungan tembakan dari Angkatan Bersenjata Rusia. Mereka telah menembus garis depan pertahanan militer Ukraina yang diperlengkapi dengan baik," papar Igor Konashenkov.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa Selama Periode Libur Sekolah 2026
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved