Makin Lancang, NATO Intai Kapal-kapal Perang Rusia di Laut Mediterania

Rabu, 16 Februari 2022 - 12:29 WIB
loading...
Makin Lancang, NATO...
Kapal perang Rusia terlihat dari helikopter tempur yang terbang di atas perairan. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Kapal-kapal fregat NATO berusaha melakukan pengintaian elektronik pada kapal-kapal Rusia selama latihan unit Angkatan Laut di Laut Mediterania.

Laporan itu diungkapkan seorang sumber pada Sputnik, Rabu (16/2/2022). Moskow telah berulang kali menyuarakan keprihatinan atas NATO yang mengintensifkan aktivitasnya di dekat perbatasan Rusia.

Tindakan NATO itu dirasa makin lancing saat Barat terus melanjutkan tuduhannya bahwa Rusia diduga berencana "menyerbu" Ukraina.

Baca juga: Misteri Helikopter AS Mendarat di Perbatasan Ukraina-Polandia, Ini Penampakannya

"Fregat NATO mencoba melakukan pengintaian elektronik kapal-kapal Rusia selama episode latihan terjadwal oleh Angkatan Laut Rusia di Mediterania timur pada Selasa (15/2/2022)," ungkap sumber itu.

Baca juga: Saran Ironis Kremlin Soal Tuduhan Invasi Rusia ke Ukraina Hari Ini Jam 3 Pagi

Awak kapal perang rudal penjelajah Rusia mendeteksi emisi radar dari kapal-kapal NATO. Militer Rusia menentukan lokasi mereka dan membawa mereka dalam pengawalan.

Baca juga: Meski Isu Invasi Rusia Gagal Total, AS Punya Teori Baru Plot Kudeta Ukraina

Latihan militer Rusia di Mediterania, yang dimulai Selasa, melibatkan 15 kapal perang dan lebih dari 30 pesawat Angkatan Udara Rusia.

Latihan tersebut merupakan bagian dari rangkaian latihan Angkatan Laut yang lebih luas yang dimulai bulan lalu di tengah ketegangan antara Rusia dan NATO.

Pada 25 Januari 2022, NATO meluncurkan latihan militer di daerah tersebut dengan kelompok penyerang kapal induk Amerika Serikat (AS) dan pasukan anggota aliansi lainnya yang berpartisipasi dalam manuver bersama.

Latihan tersebut berlangsung di tengah klaim yang diungkapkan Washington dan sekutunya mengenai dugaan penumpukan militer Rusia di dekat perbatasan Ukraina dan spekulasi "invasi".

Dalam panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada Senin, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov meminta Amerika Serikat dan sekutunya "untuk terlibat dalam dialog pragmatis pada seluruh rentang masalah yang diangkat Rusia dengan penekanan pada prinsip keamanan tak terpisahkan."

Moskow telah berulang kali menolak tuduhan tentang "serangan" ke Ukraina. Rusia memperingatkan kemungkinan provokasi oleh Kiev dalam upaya menyelesaikan krisis di tenggara Ukraina dengan cara kekerasan.

Kremlin mencatat setiap tindakan yang melanggar Kesepakatan Minsk akan menyebabkan konsekuensi sangat serius.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Walk Out saat Negosiasi...
Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Iran: Kami Tak Berunding di Bawah Tekanan!
Rekomendasi
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved