Deplu AS Imbau Warga Amerika di Ukraina Segera Pergi
Jum'at, 11 Februari 2022 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
Para pemimpin Barat telah menyatakan keprihatinan tentang kemungkinan invasi baru oleh Rusia ke tetangga dan saingannya Ukraina. Rusia memang menginvasi Ukraina pada 2014, merebut wilayah Krimea dan membantu separatis di bagian timur negara itu.
Baca: Intel AS: 9 Kemungkinan Rute Invasi Skala Penuh Rusia ke Ukraina
Rusia membantah berencana untuk menyerang Ukraina, bahkan saat mengadakan manuver militer besar-besaran dengan sekutu Belarus yang melibatkan sekitar 30.000 tentara.
Seperti dilaporkan Radio Free Europe, Kamis (10/2/2022), Pada 1 Februari, Departemen Luar Negeri AS memperingatkan para pelancong Amerika untuk menghindari Belarus. Sebab, ada risiko "penegakan hukum yang sewenang-wenang", risiko penahanan, dan penumpukan militer Rusia yang "tidak biasa dan mengkhawatirkan" di sepanjang perbatasan Belarus dengan Ukraina.
Imbauan itu datang ketika Kanada mengatakan kepada warganya untuk menghindari semua perjalanan ke Ukraina dengan alasan "ancaman Rusia yang sedang berlangsung dan risiko konflik bersenjata."
Baca: Intel AS: 9 Kemungkinan Rute Invasi Skala Penuh Rusia ke Ukraina
Rusia membantah berencana untuk menyerang Ukraina, bahkan saat mengadakan manuver militer besar-besaran dengan sekutu Belarus yang melibatkan sekitar 30.000 tentara.
Seperti dilaporkan Radio Free Europe, Kamis (10/2/2022), Pada 1 Februari, Departemen Luar Negeri AS memperingatkan para pelancong Amerika untuk menghindari Belarus. Sebab, ada risiko "penegakan hukum yang sewenang-wenang", risiko penahanan, dan penumpukan militer Rusia yang "tidak biasa dan mengkhawatirkan" di sepanjang perbatasan Belarus dengan Ukraina.
Imbauan itu datang ketika Kanada mengatakan kepada warganya untuk menghindari semua perjalanan ke Ukraina dengan alasan "ancaman Rusia yang sedang berlangsung dan risiko konflik bersenjata."
Lihat Juga :