Hina Kerajaan Arab Saudi, Dokter di Riyadh Dipecat dan Dideportasi

Selasa, 08 Februari 2022 - 06:30 WIB
loading...
Hina Kerajaan Arab Saudi,...
Ilustrasi
A A A
RIYADH - Perusahaan layanan medis Sulaiman Al Habib Medical Group telah memberhentikan seorang dokter yang baru dikontrak. Alasannya, sang dokter menulis pernyataan ofensif terhadap Kerajaan Arab Saudi di media sosial.

Perusahaan medis yang terkenal di Riyadh, Ibu Kota Arab Saudi, tersebut lantas mengeluarkan pernyataan terkait hal ini. Mereka menekankan keinginan untuk menjaga nama dan reputasi Arab Saudi serta para pemimpinnya.

Baca: Arab Saudi Masukkan 8 Negara Tambahan sebagai Pemasok ART

Mereka juga menambahkan, tak bisa mentolerir siapapun yang menyinggung Kerajaan dengan cara apapun, termasuk di media sosial.

"Dengan mengacu pada apa yang telah beredar di media sosial tentang dokter yang baru-baru ini dikontrak salah satu grup perusahaan, telah diputuskan untuk menghentikan layanan dokter karena menulis komentar menghina di media sosial. Dokter akan dideportasi ketika prosedur deportasi selesai," demikian pernyataan perusahaan, seperti dikutip Gulf News, Minggu (6/2/2022).

Kasus serupa juga terjadi pekan lalu. Seorang ekspatriat Yordania-Palestina dideportasi dari Arab Saudi karena menghina Kerajaan. Dia harus kembali ke negaranya dengan visa final exit akibat perbuatannya tersebut.

Baca: Arab Saudi Ingin Jadi Eksportir Produk dan Teknologi Militer

Juru Bicara Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial (MHRSD), Saad Al Hammad mengatakan, sang ekspatriat juga telah dikeluarkan dari pekerjaan akibat kicauan ofensif yang diposting di media sosial menjadi viral. Padahal, dia baru sehari bekerja di sana, demikian yang dilansir Al Arabiya.



Dia dipekerjakan pada 1 Februari 2022 dan meninggalkan Arab Saudi keesokan harinya."Kami tak akan menoleransi yang melanggar peraturan kerja, baik itu perusahaan atau individu, dan tak akan memaafkan pelanggaran hukum apapun," tulis MHRSD dalam pernyataannya.

MHRSD kemudian meminta semua orang untuk melaporkan pelanggaran dalam ketenagakerjaan. Laporan bisa disampaikan melalui saluran yang disediakan kementerian di platform media sosial mereka.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Infografis
Daftar Pemain dan Jadwal...
Daftar Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved