Korut Kembali Minta Amerika Akhiri Kebijakan Bermusuhan

Kamis, 03 Februari 2022 - 01:11 WIB
loading...
Korut Kembali Minta...
Ilustrasi
A A A
SEOUL - Korea Utara memperbaharui seruan kepada Amerika Serikat (AS) untuk mencabut "kebijakan bermusuhan" terhadap Pyongyang. Seruan ini dilayangkan Korut di tengah serangkaian uji coba rudal yang mereka lakukan sejak awal tahun.

"Sudah menjadi rahasia umum bahwa kegagalan situasi di Semenanjung Korea untuk dengan mudah keluar dari pusaran ketegangan yang diperparah hanya terletak pada kebijakan bermusuhan AS terhadap DPRK," kata Kementerian Luar Negeri Korut dalam sebuah pernyataan bahasa Inggris, seperti dikutip dari kantor berita Yonhap, Rabu (2/2/2022).

Baca: Korut Rutin Gelar Uji Tembak, Menhan Korsel Cek Kesiapan Komando Rudal AD

DPRK adalah singkatan dari Republik Rakyat Demokratik Korea, nama resmi Korut. Dalam pernyataan itu, Pyongyang juga mengutuk AS karena melakukan latihan perang bersama dengan Korsel dan mengklaim bahwa langkah itu telah menimbulkan ancaman besar bagi keamanan Utara.

"AS akan disarankan untuk menghentikan ancaman militernya terhadap negara kita dan menarik, sebelum hal lain, kebijakan permusuhannya terhadap DPRK, daripada mempublikasikan apa yang disebut 'solusi diplomatik' dan 'dialog'," tambah pernyataan tersebut.

Akhir pekan lalu, Korut meluncurkan rudal balistik jarak menengah yang kemudian diidentifikasi sebagai "rudal balistik jarak menengah dan jarak jauh tipe Hwasong 12." Peluncuran tersebut menandai uji coba rudal ketujuh Korut tahun ini.

Baca: Terungkap, Rudal Terhebat yang Ditembakkan Korut Mampu Jangkau Guam AS

AS langsung mengutuk peluncuran rudal itu. Komando Indo-Pasifik AS mengatakan bahwa peluncuran itu tidak menimbulkan ancaman bagi Amerika atau sekutunya. "Amerika Serikat mengutuk tindakan ini dan meminta DPRK untuk menahan diri dari tindakan destabilisasi lebih lanjut," kata Komando Indo-Pasifik AS.



"Sementara kami telah menilai bahwa peristiwa ini tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap personel AS, wilayah, atau sekutu kami, kami akan terus memantau situasi," sambung pernyataan itu seperti dilansir dari TASS.

Komando Indo-Pasifik AS menambahkan bahwa Amerika sedang berkonsultasi dengan Korea Selatan (Korsel) dan Jepang, serta sekutu regional dan mitra regional lainnya atas peluncuran tersebut. Korut menembakkan apa yang tampaknya menjadi rudal paling kuat yang telah diujinya sejak Presiden AS Joe Biden menjabat. Ini menjadi peluncuran ketujuh dalam sebulan terakhir.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
Tiga Tahun Program Mangrove...
Tiga Tahun Program Mangrove NHM di Kao Tunjukkan Hasil Nyata bagi Pemulihan Ekosistem Pesisir
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Berita Terkini
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved