Bom B61-12 Memungkinkan Trump Rampas Senjata Nuklir Korut

Jum'at, 12 Juni 2020 - 13:22 WIB
loading...
A A A
Dalam siaran pers yang dikeluarkan oleh perusahaan Sandia National Laboratories, Steven Samuels, seorang manajer Tim Sistem B61-12 Sandia, mengatakan; "Sandia National Laboratories dan Angkatan Udara melakukan demonstrasi sistem senjata lengkap di bawah skenario uji end-to-end penuh, mendemonstrasikan kru operasional, pengangkutan representatif, kondisi pelepasan dan fungsi senjata."

"Kami dapat menguji B61-12 melalui semua fase operasional, dan kami memiliki keyakinan yang sangat tinggi bahwa B61-12 kompatibel dengan F-15E Strike Eagle," ujarnya.

"Hasilnya berbicara sendiri, tes memenuhi semua persyaratan, baik dalam kinerja maupun keamanan," paparnya. "Ini disampaikan dengan akurasi presisi; (senjata) ini bekerja, dan ini bekerja dengan baik."

“Ini adalah demonstrasi penuh pengiriman B61-12 pada F-15E—memverifikasi kompatibilitas di lingkungan pra-penerbangan dan penerbangan nyata. Ini adalah kesepakatan nyata, minus paket nuklir," imbuh dia.

"Tes ini menyatukan perencanaan, desain, analisis, pengujian, dan kualifikasi bertahun-tahun untuk mendemonstrasikan B61-12 sepenuhnya pada F-15E Strike Eagle."

Brian Adkins, manajer di Tonopah Test Range, mengatakan: "Ini adalah tes yang sukses dari sudut pandang kami dalam jangkauan."

"Analisis forensik data uji sedang menunggu. Kami berhasil menjalankan tes dalam parameter yang ditentukan, dan kedua jet kembali ke pangkalan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Dirjen Imigrasi Ungkap...
Dirjen Imigrasi Ungkap Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved