Bom B61-12 Memungkinkan Trump Rampas Senjata Nuklir Korut
Jum'at, 12 Juni 2020 - 13:22 WIB
loading...
A
A
A
Bom B61-12 panjangnya sekitar 12 kaki dan beratnya sekitar 825 pound. (Baca juga: Nyatakan Musuh, Korut Putus Seluruh Jalur Komunikasi dengan Korsel )
Seperti halnya dengan F-15E, B61-12 akan disertifikasi untuk pesawat pembom strategis B-2, pesawat tempur F-16C/D berkemampuan ganda dan, di masa depan, pesawat tempur F-35 generasi kelima, serta pesawat sekutu.
Hulu ledak sedang dikembangkan dan diproduksi oleh Administrasi Keamanan Nuklir Nasional (NNSA), yang merupakan agen semi-independen yang beroperasi di bawah payung Departemen Energi AS.
Brigadir Jenderal Ty Neuman, asisten deputi administrator utama NNSA untuk aplikasi militer, mengatakan; "Keberhasilan tes ini adalah tonggak utama dalam perjalanan menuju produksi tingkat penuh dan kemampuan operasi awal B61-12 pada F-15E di tahun-tahun mendatang."
"Setelah disampaikan, kemampuan ini akan mendukung pencegah bangsa kami dan memperkuat kemitraan NATO kami," katanya.
Seperti halnya dengan F-15E, B61-12 akan disertifikasi untuk pesawat pembom strategis B-2, pesawat tempur F-16C/D berkemampuan ganda dan, di masa depan, pesawat tempur F-35 generasi kelima, serta pesawat sekutu.
Hulu ledak sedang dikembangkan dan diproduksi oleh Administrasi Keamanan Nuklir Nasional (NNSA), yang merupakan agen semi-independen yang beroperasi di bawah payung Departemen Energi AS.
Brigadir Jenderal Ty Neuman, asisten deputi administrator utama NNSA untuk aplikasi militer, mengatakan; "Keberhasilan tes ini adalah tonggak utama dalam perjalanan menuju produksi tingkat penuh dan kemampuan operasi awal B61-12 pada F-15E di tahun-tahun mendatang."
"Setelah disampaikan, kemampuan ini akan mendukung pencegah bangsa kami dan memperkuat kemitraan NATO kami," katanya.
(mas)
Lihat Juga :