FBI: Guru Asal AS Latih Wanita dan Anak-anak Jadi Pembom Bunuh Diri ISIS
Senin, 31 Januari 2022 - 16:34 WIB
loading...
A
A
A
Dokumen itu menambahkan lebih dari 100 wanita dan gadis-gadis muda dilatih warga negara AS atas nama ISIS.
“Para pemimpin teroris bangga memiliki instruktur Amerika, sementara dia sendiri ingin terlibat dalam jihad dengan kekerasan," papar para saksi dalam dokumen itu.
“Anak-anak juga dilatih menggunakan senapan serbu AK-47 dan sabuk bunuh diri," ungkap Departemen Kehakiman AS menyatakan dalam laporan mereka.
Fluke-Ekren sekarang didakwa menyediakan dukungan atau sumber daya material kepada organisasi teroris asing, dan menghadapi hingga 20 tahun penjara.
Wanita itu bepergian dari AS ke Mesir pada 2008, dan kemudian berakhir di Suriah setelah menghabiskan waktu di Libya dan Irak.
Dia diduga terlibat dengan sejumlah kegiatan terkait terorisme atas nama ISIS sejak 2014.
Potensi serangan di kampus perguruan tinggi di AS adalah di antara kegiatan tersebut.
Dalam satu plot yang tampaknya disetujui para pemimpin ISIS, dia berencana menanam ransel penuh bahan peledak di lapangan kampus dan melarikan diri.
Perencanaan serangan ditunda setelah dia mengetahui bahwa dia hamil.
“Para pemimpin teroris bangga memiliki instruktur Amerika, sementara dia sendiri ingin terlibat dalam jihad dengan kekerasan," papar para saksi dalam dokumen itu.
“Anak-anak juga dilatih menggunakan senapan serbu AK-47 dan sabuk bunuh diri," ungkap Departemen Kehakiman AS menyatakan dalam laporan mereka.
Fluke-Ekren sekarang didakwa menyediakan dukungan atau sumber daya material kepada organisasi teroris asing, dan menghadapi hingga 20 tahun penjara.
Wanita itu bepergian dari AS ke Mesir pada 2008, dan kemudian berakhir di Suriah setelah menghabiskan waktu di Libya dan Irak.
Dia diduga terlibat dengan sejumlah kegiatan terkait terorisme atas nama ISIS sejak 2014.
Potensi serangan di kampus perguruan tinggi di AS adalah di antara kegiatan tersebut.
Dalam satu plot yang tampaknya disetujui para pemimpin ISIS, dia berencana menanam ransel penuh bahan peledak di lapangan kampus dan melarikan diri.
Perencanaan serangan ditunda setelah dia mengetahui bahwa dia hamil.
Lihat Juga :