AS Ketir-ketir Rezim Kim Jong-un Bakal Nekat Uji Senjata Nuklir dan ICBM
Senin, 31 Januari 2022 - 09:44 WIB
loading...
A
A
A
"Tentu kami khawatir," kata pejabat yang tak disebutkan namanya tersebut.
"Bukan hanya apa yang mereka lakukan kemarin, ini adalah fakta bahwa itu terjadi menyusul sejumlah tes yang cukup signifikan di bulan ini. Dan itu mengikuti tes pada akhir tahun yang akan kembali ke September, dari berbagai sistem."
"Kami jelas tidak ingin melihat tes lebih lanjut dan kami telah meminta DPRK untuk menahan diri dari tes lebih lanjut," katanya, merujuk pada Korea Utara dengan inisial nama resminya; Republik Demokratik Rakyat Korea.
Uji coba rudal balisik terbaru Korea Utara adalah masalah "sakit kepala utama" yang tidak diinginkan bagi pemerintahan Biden karena berusaha untuk mencegah rencana apa pun oleh Rusia untuk menyerang Ukraina.
AS juga sedang bersaing dengan China, yang telah memasuki level terburuk dalam beberapa dekade.
Di bawah Presiden Joe Biden, Washington telah berulang kali mencari pembicaraan dengan Korea Utara tetapi telah ditolak.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengadakan tiga pertemuan puncak dengan pendahulu Biden, Donald Trump, tetapi pembicaraan itu tidak mewujudkan permintaan Kim untuk pencabutan sanksi terhadap Pyongyang.
Pejabat AS tersebut mengatakan uji coba rudal terbaru Korea Utara adalah bagian dari pola "yang semakin tidak stabil" dan melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.
"Bukan hanya apa yang mereka lakukan kemarin, ini adalah fakta bahwa itu terjadi menyusul sejumlah tes yang cukup signifikan di bulan ini. Dan itu mengikuti tes pada akhir tahun yang akan kembali ke September, dari berbagai sistem."
"Kami jelas tidak ingin melihat tes lebih lanjut dan kami telah meminta DPRK untuk menahan diri dari tes lebih lanjut," katanya, merujuk pada Korea Utara dengan inisial nama resminya; Republik Demokratik Rakyat Korea.
Uji coba rudal balisik terbaru Korea Utara adalah masalah "sakit kepala utama" yang tidak diinginkan bagi pemerintahan Biden karena berusaha untuk mencegah rencana apa pun oleh Rusia untuk menyerang Ukraina.
AS juga sedang bersaing dengan China, yang telah memasuki level terburuk dalam beberapa dekade.
Di bawah Presiden Joe Biden, Washington telah berulang kali mencari pembicaraan dengan Korea Utara tetapi telah ditolak.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengadakan tiga pertemuan puncak dengan pendahulu Biden, Donald Trump, tetapi pembicaraan itu tidak mewujudkan permintaan Kim untuk pencabutan sanksi terhadap Pyongyang.
Pejabat AS tersebut mengatakan uji coba rudal terbaru Korea Utara adalah bagian dari pola "yang semakin tidak stabil" dan melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.
Lihat Juga :