Intervensi Arab Saudi pada Perang Yaman, Lawan Ancaman Houthi
Sabtu, 29 Januari 2022 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Pasukan Houthi telah menetapkan Presiden Abd Rabbu Mansour Hadi sebagai tahanan rumah yang berujung pada pengunduran diri.
Baca juga: Saat NATO Enggan, Polandia Siap Buat Kesepakatan dengan Rusia
Pasukan Houthi pun melakukan aksi yang tidak terkontrol. Adanya pasukan Houthi di Provinsi Sa’ada yang berbatasan langsung dengan Arab Saudi menjadi ancaman keamanan bagi kerajaan itu.
Bahkan pasukan Houthi telah melakukan pergerakan hingga ke teritorial Arab Saudi. Hal ini yang membuat Arab Saudi membangun kekuatan militer.
Pada 2015, Arab Saudi membentuk koalisi dan meluncurkan operasi militer. Koalisi tersebut terdiri dari Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Mesir, Maroko, Yordania serta Sudan.
Negara koalisi ini ikut meluncurkan senjata peledak dalam berbagai operasi militer. Hal itulah yang menjadi alasan intervensi Arab Saudi di Perang Yaman.
Baca juga: Saat NATO Enggan, Polandia Siap Buat Kesepakatan dengan Rusia
Pasukan Houthi pun melakukan aksi yang tidak terkontrol. Adanya pasukan Houthi di Provinsi Sa’ada yang berbatasan langsung dengan Arab Saudi menjadi ancaman keamanan bagi kerajaan itu.
Bahkan pasukan Houthi telah melakukan pergerakan hingga ke teritorial Arab Saudi. Hal ini yang membuat Arab Saudi membangun kekuatan militer.
Pada 2015, Arab Saudi membentuk koalisi dan meluncurkan operasi militer. Koalisi tersebut terdiri dari Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Mesir, Maroko, Yordania serta Sudan.
Negara koalisi ini ikut meluncurkan senjata peledak dalam berbagai operasi militer. Hal itulah yang menjadi alasan intervensi Arab Saudi di Perang Yaman.
Lihat Juga :