AS Diminta Longgarkan Sanksi Agar Uang Bisa Mengalir ke Afghanistan

Jum'at, 28 Januari 2022 - 14:40 WIB
loading...
A A A
“Laki-laki dewasa perlu berbicara satu sama lain karena, sungguh, saya frustrasi,” kata Egeland. “Bank Dunia mengacu pada dewan (Bank Dunia) dan para donor – seperti AS – dan para donor – seperti AS – mengacu pada Bank Dunia. Bisakah mereka secara proaktif memperbaikinya? Kita kalah dalam perlombaan melawan kematian, dan musim dingin, dan kelaparan,” katanya.

Baca: Taliban Ancam Tembak Wanita LSM Afghanistan jika Tak Pakai Burqa

Egeland juga meminta miliaran dolar dikeluarkan untuk membantu warga sipil Afghanistan. Sejak Agustus, sekitar USD9,5 miliar cadangan bank sentral Afghanistan telah dibekukan di luar negeri dan USD1,2 miliar dalam bantuan pembangunan—dikelola oleh Bank Dunia—ditangguhkan karena para donor berusaha menggunakannya sebagai pengaruh atas Taliban dalam masalah-masalah termasuk hak asasi manusia.

PBB dan kelompok bantuan sedang berjuang untuk mendapatkan cukup uang ke Afghanistan untuk mendanai operasi di negara di mana jutaan orang menderita kelaparan ekstrim dan ekonomi, pendidikan dan layanan sosial berada di ambang kehancuran.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Nah, Diam-Diam Bahrain...
Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran
Rekomendasi
Elma Agustin Buka Suara...
Elma Agustin Buka Suara Soal Tak Diajak Reuni Princess, Singgung Cara Komunikasi
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
Berita Terkini
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved