Menlu Rusia: AS Tak Tanggapi Pertanyaan Utama Soal Non-Ekspansi NATO

Kamis, 27 Januari 2022 - 20:57 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Ukraina Mencekam, 5 Orang Tewas Diberondong Tembakan Garda Nasional

“Mengenai isi tanggapan, saya pikir itu akan diketahui masyarakat umum dalam waktu dekat, karena, seperti yang dikatakan rekan-rekan Amerika kami, meskipun mereka lebih suka dokumen itu tetap untuk dialog diplomatik rahasia, itu telah disetujui dengan semua sekutu AS dan dengan pihak Ukraina. Oleh karena itu, saya tidak ragu bahwa dalam waktu dekat itu akan 'bocor’,” papar Lavrov kepada wartawan.

Dia juga menekankan Moskow sedang mempertimbangkan tanggapan AS dan NATO tentang jaminan keamanan secara keseluruhan.

Menurut Lavrov, Amerika Serikat sengaja bertujuan menghindari diskusi tentang perlunya mengikuti prinsip keamanan yang tidak dapat dibagi-bagi, dan Rusia tidak siap untuk menerima ini.

“Prinsip bahwa seseorang tidak boleh memperkuat keamanannya dengan mengorbankan keamanan orang lain sengaja dihindari. Baik deklarasi Istanbul maupun Astana tidak disebutkan oleh mitra Barat kami dalam diskusi tentang keamanan Eropa yang sedang berlangsung… Kami tidak dapat menerima ini," ungkap Lavrov.

Dia menambahkan Rusia akan segera mengirim permintaan resmi ke AS dan NATO dan bertanya mengapa mereka menganggap ketentuan prinsip indivisibility keamanan secara terpisah satu sama lain.

“Langkah Rusia selanjutnya setelah menerima tanggapan dari Amerika Serikat dan NATO terhadap proposal keamanan Eropanya akan ditentukan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin,” ujar Lavrov.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved