AS Dilaporkan Siapkan Paket Sanksi yang Akan Merusak Ekonomi Rusia

Rabu, 26 Januari 2022 - 01:15 WIB
loading...
AS Dilaporkan Siapkan...
AS dilaporkan siapkan paket sanksi yang akan merusak ekonomi Rusia. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan paket sanksi untuk menampar Rusia jika terjadi eskalasi di Ukraina . Paket sanksi ini tengah diteliti oleh CIA . Begitu laporan surat kabar Jerman, Bild.

Paket sanksi dilaporkan disajikan di Berlin oleh Menteri Luar Negeri Antony Blinken, yang mengunjungi Ibu Kota Jerman Kamis lalu untuk pertemuan dengan mitranya dari Jerman, dan dikembangkan oleh William Burns, kepala CIA yang menjabat sebagai Duta Besar AS untuk Rusia antara tahun 2005 dan 2008.

Menurut Bild, sanksi baru akan menargetkan ekspor komoditas dan senjata Rusia, dengan total kerusakan ekonomi dari pembatasan diperkirakan mencapai setara dengan USD50 miliar. Kontak diplomatik juga akan dikurangi sebagai bagian dari pembatasan.

"AS dan Barat ingin menyerang peran Rusia sebagai pemasok bahan mentah terbesar di dunia," rangkum Bild seperti dilansir dari Sputnik, Rabu (26/1/2022).

Baca juga: Senjata Rusia Ini Momok bagi Situs Berharga Ukraina Bila Perang Pecah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved