China Bersiap Upgrade Mesin J-20 untuk Saingi Jet Tempur Siluman F-22 AS
Sabtu, 22 Januari 2022 - 00:18 WIB
loading...
A
A
A
Seorang sumber militer yang mengetahui program pengembangan mesin mengatakan semua mesin WS-10C yang dipasang pada J-20 akan diberikan kemampuan thrust-vectoring tahun ini.
“Karena verifikasi nozel thrust-vectoring dua dimensi, teknologi yang digunakan oleh F-22, telah selesai, kemampuan manuver dan kemampuan siluman J-20 akan di-upgrade,” kata sumber tersebut, yang meminta anonimitas karena sensitivitas topik, sebagaimana dilansir dari South China Morning Post, Jumat (21/1/2022).
“Proyek upgrade bertujuan untuk memenuhi tuntutan pelatihan intensif PLA [Tentara Pembebasan Rakyat], karena negara ini berencana untuk mengerahkan sekitar 200 J-20.”
Media pemerintah sebelumnya telah melaporkan bahwa PLA telah mengerahkan J-20 ke unit Angkatan Udara yang bertanggung jawab atas Selat Taiwan dan Laut China Timur–yang akan melibatkan setidaknya empat brigade atau 150 fighter.
Media pemerintah, China Central Television (CCTV) baru-baru ini menayangkan cuplikan sebuah video yang menunjukkan brigade J-20 melakukan latihan tempur malam hari dan video lain yang menunjukkan pesawat telah dilengkapi dengan mesin WS-10C.
Pengamat militer yang berbasis di Makau, Antony Wong Tong, mengatakan: “Ini pertama kalinya PLA menunjukkan simulasi latihan pertempuran udara antara brigade J-20 yang berbeda, yang seharusnya menjadi pelatihan reguler untuk pilot jet tempur PLA."
“Karena verifikasi nozel thrust-vectoring dua dimensi, teknologi yang digunakan oleh F-22, telah selesai, kemampuan manuver dan kemampuan siluman J-20 akan di-upgrade,” kata sumber tersebut, yang meminta anonimitas karena sensitivitas topik, sebagaimana dilansir dari South China Morning Post, Jumat (21/1/2022).
“Proyek upgrade bertujuan untuk memenuhi tuntutan pelatihan intensif PLA [Tentara Pembebasan Rakyat], karena negara ini berencana untuk mengerahkan sekitar 200 J-20.”
Media pemerintah sebelumnya telah melaporkan bahwa PLA telah mengerahkan J-20 ke unit Angkatan Udara yang bertanggung jawab atas Selat Taiwan dan Laut China Timur–yang akan melibatkan setidaknya empat brigade atau 150 fighter.
Media pemerintah, China Central Television (CCTV) baru-baru ini menayangkan cuplikan sebuah video yang menunjukkan brigade J-20 melakukan latihan tempur malam hari dan video lain yang menunjukkan pesawat telah dilengkapi dengan mesin WS-10C.
Pengamat militer yang berbasis di Makau, Antony Wong Tong, mengatakan: “Ini pertama kalinya PLA menunjukkan simulasi latihan pertempuran udara antara brigade J-20 yang berbeda, yang seharusnya menjadi pelatihan reguler untuk pilot jet tempur PLA."
Lihat Juga :