Rusia Keukeuh Minta NATO Setop Ekspansi ke Eropa Timur
Jum'at, 21 Januari 2022 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Diplomat top Rusia itu sekali lagi menjelaskan mengapa masalah ekspansi NATO sangat penting bagi Moskow.
“Mengenai perlunya menghentikan ekspansi NATO, banyak yang bertanya mengapa kami menganggapnya penting. Itu hanya karena blok itu awalnya ditujukan untuk Uni Soviet dan sekarang bertindak melawan Rusia, yang menurut dokumen doktrinalnya,” jelas Lavrov.
“Ini contohnya: ketika negara-negara Eropa Timur, yaitu Polandia dan negara-negara Baltik, berusaha untuk bergabung dengan NATO, kami memperingatkan Barat bahwa itu akan menjadi kesalahan karena sama sekali tidak akan meningkatkan keamanan NATO dan hanya akan memicu sentimen ekstremis," tuturnya.
Baca juga: Senator AS: Biden Harus Bikin Hidung Putin Berdarah jika Serang Ukraina
"Namun, kami berulang kali diyakinkan bahwa itu adalah sebaliknya dan ketika negara-negara itu bergabung dengan NATO, fobia era Soviet mereka akan berkurang dan mereka akan berubah menjadi tetangga damai kami. Namun, yang terjadi sebaliknya," Lavrov menekankan.
Menurutnya, minoritas Russophobic yang dipimpin oleh Polandia dan negara-negara Baltik menguasai hari demi hari tidak hanya di NATO tetapi juga di Uni Eropa, membuatnya mengejar kebijakan anti-Rusia yang sia-sia dalam segala hal.
“Mengenai perlunya menghentikan ekspansi NATO, banyak yang bertanya mengapa kami menganggapnya penting. Itu hanya karena blok itu awalnya ditujukan untuk Uni Soviet dan sekarang bertindak melawan Rusia, yang menurut dokumen doktrinalnya,” jelas Lavrov.
“Ini contohnya: ketika negara-negara Eropa Timur, yaitu Polandia dan negara-negara Baltik, berusaha untuk bergabung dengan NATO, kami memperingatkan Barat bahwa itu akan menjadi kesalahan karena sama sekali tidak akan meningkatkan keamanan NATO dan hanya akan memicu sentimen ekstremis," tuturnya.
Baca juga: Senator AS: Biden Harus Bikin Hidung Putin Berdarah jika Serang Ukraina
"Namun, kami berulang kali diyakinkan bahwa itu adalah sebaliknya dan ketika negara-negara itu bergabung dengan NATO, fobia era Soviet mereka akan berkurang dan mereka akan berubah menjadi tetangga damai kami. Namun, yang terjadi sebaliknya," Lavrov menekankan.
Menurutnya, minoritas Russophobic yang dipimpin oleh Polandia dan negara-negara Baltik menguasai hari demi hari tidak hanya di NATO tetapi juga di Uni Eropa, membuatnya mengejar kebijakan anti-Rusia yang sia-sia dalam segala hal.
Lihat Juga :