Eks Model: Playboy Mansion Seperti Sekte Pemujaan

Jum'at, 21 Januari 2022 - 16:21 WIB
loading...
Eks Model: Playboy Mansion Seperti Sekte Pemujaan
Holly Madison bersama Hugh Hefner. Foto/Eonline
A A A
WASHINGTON - Mantan model Playboy , Holly Madison, buka-bukaan terkait kehidupannya di Playboy Mansion. Hal itu diungkapkannya dalam sebuah film dokumenter tebaru terkait hitam putih kehidupan di mansion Playboy itu.

Kerajaan majalah dewasa milik mendiang Hugh Hefner sedang dieksplorasi dalam 10 bagian film dokumenter A&E yang akan tayang perdana pada hari Senin di Amerika Serikat (AS) dengan judul The Secrets of Playboy.

Acara spesial ini akan menampilkan wawancara baru dengan mantan Direktur Promosi Playmate Miki Garcia, valet pribadi Hefner Stefan Tetenbaum, Bunny Mother PJ Masten, penghuni Playboy Mansion West Jennifer Saginor, banyak anggota staf dan lingkaran dalam Hefner, termasuk pengawal dan kepala pelayannya, juga beberapa pacarnya di masa lalu termasuk antara lain Madison, Bridget Marquardt dan Sondra Theodore.

Pada hari Rabu, jaringan telivisi itu merilis teaser baru yang menunjukkan Madison berbagi pengalaman kelamnya sebagai Playboy Bunny di mansion itu. Perempuan berusia 42 tahun itu berkencan dengan Hefner dari 2001 hingga 2008.

"Alasan saya pikir melihat kebelakang mansion itu seperti sekte pemujaan adalah karena kami semua jenis gaslit dan diharapkan untuk menganggap Hef seperti pria yang sangat baik," kata Madison dalam potongan klip itu.

Baca juga: Wanita Peninju Lansia di Pesawat Delta Ternyata Mantan Model Playboy

“Dan Anda mulai merasa seperti, 'Oh, dia tidak seperti yang mereka katakan di media, dia hanya pria yang baik'," sambungnya.

“Sangat mudah untuk diisolasi dari dunia luar di sana. Kamu punya jam malam jam sembilan. Anda didorong untuk tidak memiliki teman. Anda tidak benar-benar diizinkan pergi kecuali itu seperti liburan keluarga,” tuturnya seperti dikutip dari News.com.au, Jumat (21/1/2022).

Madison juga mengklaim Hefner mendesaknya untuk berhenti dari pekerjaan sebagai pelayannya, yang hanya dia miliki satu hari dalam seminggu untuk berjaga-jaga jika "segalanya tidak berhasil".

"Dia bilang itu membuatnya cemburu, dan dia akan menghargai jika saya berhenti dari pekerjaan saya," aku Madison.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1768 seconds (10.101#12.26)