Uni Eropa Ancam Rusia dengan Sanksi Ekonomi Dahsyat Jika Serang Ukraina

Jum'at, 21 Januari 2022 - 06:31 WIB
loading...
A A A
Putaran sanksi ekonomi yang berulang sejak 2014 berdampak kecil pada kebijakan Rusia, dengan Moskow, pemasok energi utama Eropa, menghitung bahwa Barat akan menghentikan langkah-langkah yang cukup serius untuk mengganggu ekspor gas.

Baca: Menlu Rusia Sebut Uni Eropa Terapkan Politik Kamasutra

Pejabat AS dan Eropa mengatakan masih ada langkah-langkah keuangan yang kuat yang belum dicoba. Jerman memberi isyarat pada hari Selasa, bahwa mereka dapat menghentikan Nord Stream 2, pipa gas baru dari Rusia yang mengitari Ukraina, jika Moskow menyerang.

Rusia telah memindahkan pasukan ke Belarus dan mengaku akan menggelar latihan militer bersama, dan juga memiliki pasukan yang berbasis di wilayah Moldova yang memisahkan diri. Ini memberikan opsi untuk menyerang Ukraina dari empat sisi. Delapan tahun lalu mereka merebut Krimea dan mendukung pasukan separatis yang menguasai sebagian besar wilayah timur Ukraina.

Rusia membantah merencanakan invasi baru, tetapi mengatakan pihaknya merasa terancam oleh hubungan Kyiv yang berkembang dengan Barat. Rusia juga ingin mencegah Ukraina bergabung dengan NATO dan agar aliansi itu menarik kembali pasukan dan senjata dari Eropa timur.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Balas Dendam, Rusia...
Balas Dendam, Rusia Serang Ukraina dengan 43 Rudal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved