Pekan Depan, Pemerintah AS Akan Bagikan 400 Juta Masker N95

Rabu, 19 Januari 2022 - 21:25 WIB
loading...
Pekan Depan, Pemerintah...
Pekan depan, Pemerintah AS akan bagikan 400 juta masker N95. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Joe Biden akan mulai menyediakan 400 juta masker N95 secara gratis untuk warga Amerika Serikat (AS) mulai pekan depan. Langkah ini diambil setelah pejabat federal menekankan masker N95 memberi perlindungan lebih baik terhadap varian omicron dibandingkan masker kain.

Gedung Putih mengumumkan pada Rabu (19/1/20202), bahwa masker akan datang dari Stok Nasional Strategis pemerintah, yang memiliki lebih dari 750 juta masker yang sangat protektif. Masker akan tersedia untuk diambil di apotek dan pusat kesehatan masyarakat di seluruh negeri.

Baca: WhatsApp Bantu Pemerintah AS Mata-matai Warga Asing

“Mereka akan mulai pengiriman minggu ini untuk distribusi mulai akhir minggu depan,” sebut pernyataan Gedung Putih, seperti dikutip dari AP.

Ini akan menjadi pembagian masker gratis terbesar oleh pemerintah federal kepada masyarakat sejak pandemi COVID-19 dimulai. Pada awal 2020, pemerintahan Presiden Donald Trump saat itu mempertimbangkan dan kemudian membatalkan rencana untuk mengirim masker ke semua warga Amerika di rumah mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved