Polisi Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina di Yerusalem Timur

Rabu, 19 Januari 2022 - 19:48 WIB
loading...
Polisi Israel Hancurkan...
Polisi Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina di Yerusalem Timur. FOTO/Apaimages
A A A
YERUSALEM - Polisi Israel secara paksa mengusir satu keluarga Palestina dari rumah mereka di lingkungan Yerusalem Timur pada Rabu (19/1/2022). Insiden ini mendapat kecaman dari dunia internasional.

Pada awal pekan ini, warga Palestina bernama Mahmoud Salhiyeh naik ke atap rumahnya di Sheikh Jarrah. Ia mengancam akan meledakkannya dengan tabung gas jika dia dan keluarganya - yang katanya telah tinggal di sana selama beberapa dekade - dipaksa keluar. Salhiyeh mengatakan dia telah berjuang di pengadilan atas rencana itu selama 25 tahun.

Baca: Keluarga Palestina Ancam Bakar Diri Jika Diusir dari Sheikh Jarrah

Polisi yang telah dikerahkan ke daerah itu kemudian mundur, meninggalkan Salhiyeh, anggota keluarganya, dan aktivis yang berjaga di dalam dan di atas gedung. Tetapi petugas bersenjata kembali sebelum fajar pada hari Rabu dan menyingkirkan semua orang dari lokasi.

Sebuah alat berat langsung menghancurkan properti itu, meninggalkan gundukan beton dan logam bengkok yang berserakan dengan furnitur, foto keluarga, ornamen, dan mainan anak-anak.

Saksi mata mengatakan sekitar 25 orang ditahan di properti itu dan seorang jurnalis Reuters melihat polisi membawa tabung gas sebelum fajar. Polisi mengatakan, beberapa orang ditangkap "karena dicurigai melanggar perintah pengadilan, benteng pertahanan dengan kekerasan dan mengganggu ketertiban umum."

Baca: Pemerintah Kota Yerusalem Perintahkan Pembongkaran Replika Dome of Rock

Seorang kerabat Salhiyeh mengatakan, ia tidak dapat menghubungi Salhiyeh atau siapa pun yang tinggal di rumah itu. "Ponsel mereka mati semua, kami tidak dapat menghubungi mereka," katanya kepada Reuters.

Dia mengatakan, keluarga yang digusur tidak membuat rencana untuk pindah. "Mereka tidak punya rencana untuk pergi ke mana pun, mereka tidak berpikir itu pilihan," katanya.

Sebuah pernyataan bersama oleh polisi dan pemerintah kota Yerusalem mengatakan keluarga itu telah diberi "kesempatan yang tak terhitung jumlahnya" untuk menyerahkan tanah itu sejak perintah evakuasi diberikan pada 2017.

Baca: Israel Hancurkan 10 Properti Komersial Warga Palestina di Yerusalem

Pihak berwenang mengaku menegakkan perintah pengusiran yang disetujui pengadilan dari "bangunan ilegal yang dibangun di atas lahan yang diperuntukkan bagi sekolah untuk anak-anak berkebutuhan khusus".

Seorang aktivis internasional yang menyaksikan pembongkaran dini hari berkata: "Saya hancur. Anda melihat mata pencaharian dihancurkan di depan mata Anda, dan sekarang rumah itu hilang," katanya.

Ia mendesak pemerintah Israel untuk menghentikan praktik-praktik semacam itu yang hanya meningkatkan ketegangan di lapangan.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Walk Out saat Negosiasi...
Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Iran: Kami Tak Berunding di Bawah Tekanan!
Rekomendasi
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Berita Terkini
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved