Iran Akan Buka Kembali Kantor Perwakilan untuk OKI di Arab Saudi

Senin, 17 Januari 2022 - 22:20 WIB
loading...
Iran Akan Buka Kembali...
Ilustrasi
A A A
TEHERAN - Tiga diplomat Iran dilaporkan telah tiba di Jeddah, Arab Saudi untuk membuka kembali kantor perwakilan Iran untuk Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Seperti dikutip dari Al Jazeera, Senin (17/1/2022), tiga diplomat yang tidak disebutkan namanya itu telah mendarat di kota tempat organisasi beranggota 57 negara itu bermarkas. Mereka bertugas untuk memulai kembali operasi di kantor yang telah ditutup selama 6 tahun, menyusul keretakan diplomatik antara kedua negara.

Baca: Iran dan Arab Saudi Akan Bangun Kembali Hubungan Diplomatik

Juru bicara kementerian luar negeri Iran, Saeed Khatibzadeh mengkonfirmasi pada Senin, bahwa tiga diplomat itu telah menerima visa dari Arab Saudi dan terlibat dalam upaya untuk membuka kembali kantor perwakilan Iran untuk OKI.

“Republik Islam Iran juga siap untuk membuka kembali kedutaan besarnya di Arab Saudi,” kata Khatibzadeh pada konferensi pers di Teheran. Tetapi, ia menambahkan bahwa hal itu akan bergantung pada “upaya praktis” oleh kerajaan Saudi.

Kedua negara memutuskan hubungan diplomatik pada 2016, setelah kerumunan orang menyerang kedutaan Saudi di Teheran dan kantor konsulat di Mashhad sebagai tanggapan atas eksekusi seorang pemimpin agama Syiah terkemuka oleh kerajaan mayoritas Sunni.

Baca: Arab Saudi Mengakui Berunding dengan Iran, Berharap Atasi Masalah

Tetapi sejak April 2021, dua negara saingan regional telah terlibat dalam empat putaran negosiasi langsung yang difasilitasi oleh Irak di Baghdad, dan mengatakan beberapa kemajuan telah dibuat. Persiapan untuk pembicaraa putaran kelima dilaporkan sedang berlangsung.

“Saya yakin pihak Saudi juga tertarik dalam pembicaraan tentang beberapa masalah regional. Tetapi, negosiasi kami untuk saat ini difokuskan pada masalah bilateral dan kapan mengembalikan hubungan ke keadaan normal,” kata Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amirabdollahian kepada Al Jazeera.



Namun, Amirabdollahian mengatakan, kedua pihak perlu terlibat dalam “dialog dekat” untuk menyelesaikan masalah regional dalam jangka panjang.

Di Yaman, di mana perang telah berkecamuk selama lebih dari 6 tahun, Teheran dan Riyadh dipandang sebagai pihak yang mendukung sisi berseberangan. Koalisi militer pimpinan Saudi yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional mengatakan, Iran memberi pemberontak Houthi di Yaman senjata dan keahlian, sesuatu yang dibantah Iran.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Berita Terkini
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved