Pakar Takut Seruan Genosida Muslim India Akan Benar-benar Terjadi

Senin, 17 Januari 2022 - 10:06 WIB
loading...
Pakar Takut Seruan Genosida...
Umat Muslim India saat salat berjamaah. Mahkamah Agung India melakukan investigasi kasus seruan para pemimpin agama Hindu untuk melakukan genosida terhadap warga Muslim. Foto/REUTERS
A A A
NEW DELHI - Seorang pakar takut seruan genosida Muslim oleh para pemimpin agama Hindu di India akan benar-benar terjadi. Pakar itu pernah meramalkan pembantaian Tutsi di Rwanda beberapa tahun sebelum benar-benar terjadi pada tahun 1994.

Gregory Stanton, pendiri dan direktur Genocide Watch, mengatakan selama briefing Kongres Amerika Serikat (AS) ada “tanda dan proses” awal genosida di negara bagian Assam, India, dan wilayah Kashmir yang dikelola India.

Baca juga: Seruan Genosida Muslim oleh Pemimpin Hindu Meresahkan, MA India Turun Tangan

“Kami memperingatkan bahwa genosida bisa saja terjadi di India,” kata Stanton, seperti dikutip dari Al Jazeera, Senin (17/1/2022).

Dia berbicara atas nama organisasi non-pemerintah yang dia luncurkan pada 1999 untuk memprediksi, mencegah, menghentikan, dan meminta pertanggungjawaban atas kejahatan tersebut.

Stanton mengatakan genosida bukanlah sebuah peristiwa tetapi sebuah proses dan menarik kesejajaran antara kebijakan yang ditempuh oleh Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi dan kebijakan diskriminatif pemerintah Myanmar terhadap Muslim Rohingya pada tahun 2017.

Di antara kebijakan yang dia kutip adalah pencabutan status otonomi khusus Kashmir yang dikelola India pada 2019–mencabut otonomi khusus Kashmir yang sudah dimiliki selama tujuh dekade–dan Undang-Undang Amendemen Kewarganegaraan pada tahun yang sama, yang memberikan kewarganegaraan kepada minoritas agama tetapi mengecualikan umat Islam.

Stanton, mantan dosen studi genosida dan pencegahan di Universitas George Mason di Virginia, mengatakan dia mengkhawatirkan skenario serupa dengan Myanmar, di mana Rohingya pertama kali secara hukum dinyatakan bukan warga negara dan kemudian diusir melalui kekerasan dan genosida.

"Apa yang kita hadapi sekarang adalah jenis plot yang sangat mirip," katanya.

Stanton mengatakan ideologi Hindutva bertentangan dengan sejarah India dan konstitusi India dan menyebut Modi sebagai ekstremis yang telah mengambil alih pemerintahan.

Pada tahun 1989, Stanton mengatakan dia telah memperingatkan presiden Rwanda saat itu Juvénal Habyarimana: "Jika Anda tidak melakukan sesuatu untuk mencegah genosida di negara Anda, akan ada genosida di sini dalam waktu lima tahun".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Presiden Prabowo Sambut...
Presiden Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Kalahkan Australia di...
Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!
Rekomendasi
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Berita Terkini
5 Pemakaman Tokoh Dunia...
5 Pemakaman Tokoh Dunia dengan Biaya Fantastis, Ada yang Capai Rp14,4 Triliun
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Infografis
Di Mana Perang Dunia...
Di Mana Perang Dunia III akan Terjadi? Ini Titik Geopolitik Terpanas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved