Penyandera Sinagoga Texas Bernama Malik Faisal, AS Anggap Aksi Teror
Senin, 17 Januari 2022 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Video dari stasiun televisi WFAA menunjukkan orang-orang berlarian keluar dari sebuah pintu di sinagoga. Kemudian seorang pria memegang pistol membuka pintu yang sama hanya beberapa detik kemudian sebelum dia berbalik dan menutupnya.
Beberapa saat kemudian, beberapa tembakan terdengar, diikuti oleh suara ledakan.
"Insiden di Colleyville, Texas, adalah tindakan teror," kata Biden, yang berada di Philadelphia bersama Ibu Negara Jill Biden dalam sebuah acara untuk mengenang pemimpin hak-hak sipil yang terbunuh Martin Luther King Jr.
"Diduga-saya tidak memiliki semua fakta, begitu pula jaksa agung-tetapi dugaan penegasan bahwa dia mendapatkan senjata di jalan," kata Biden.
“Dia membelinya ketika dia mendarat dan ternyata ternyata tidak ada bom yang kita ketahui. Rupanya dia menghabiskan malam pertama di tempat penampungan tunawisma. Saya belum memiliki semua detailnya, jadi saya enggan menjelaskan lebih detail," kata presiden, seperti dilansir Al Jazeera, Senin (17/1/2022).
Agen Khusus FBI, Matt DeSarno, mengatakan penyandera secara khusus berfokus pada masalah yang tidak terkait langsung dengan komunitas Yahudi. Menurutnya, tidak ada indikasi langsung bahwa pria itu adalah bagian dari rencana yang lebih luas.
Tetapi DeSarno mengatakan penyelidikan bironya akan memiliki jangkauan global.
Beberapa saat kemudian, beberapa tembakan terdengar, diikuti oleh suara ledakan.
"Insiden di Colleyville, Texas, adalah tindakan teror," kata Biden, yang berada di Philadelphia bersama Ibu Negara Jill Biden dalam sebuah acara untuk mengenang pemimpin hak-hak sipil yang terbunuh Martin Luther King Jr.
"Diduga-saya tidak memiliki semua fakta, begitu pula jaksa agung-tetapi dugaan penegasan bahwa dia mendapatkan senjata di jalan," kata Biden.
“Dia membelinya ketika dia mendarat dan ternyata ternyata tidak ada bom yang kita ketahui. Rupanya dia menghabiskan malam pertama di tempat penampungan tunawisma. Saya belum memiliki semua detailnya, jadi saya enggan menjelaskan lebih detail," kata presiden, seperti dilansir Al Jazeera, Senin (17/1/2022).
Agen Khusus FBI, Matt DeSarno, mengatakan penyandera secara khusus berfokus pada masalah yang tidak terkait langsung dengan komunitas Yahudi. Menurutnya, tidak ada indikasi langsung bahwa pria itu adalah bagian dari rencana yang lebih luas.
Tetapi DeSarno mengatakan penyelidikan bironya akan memiliki jangkauan global.
Lihat Juga :