Penyandera Sinagoga Texas Bernama Malik Faisal, AS Anggap Aksi Teror
Senin, 17 Januari 2022 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Tidak jelas mengapa Akram memilih sinagoga sebagai target.
Polisi pertama kali dipanggil ke sinagoga sekitar pukul 11.00 pagi dan orang-orang dievakuasi dari lingkungan sekitarnya segera setelah itu. Demikian disampaikan juru bicara FBI Dallas, Katie Chaumont.
Tim Penyelamat Sandera FBI pada Sabtu malam menyerbu sinagoga, mengakhiri kebuntuan 10 jam, di mana pria bersenjata itu mengganggu kebaktian Sabat dan menyandera rabi dan tiga orang lainnya.
Satu sandera dibebaskan tanpa cedera setelah ditahan selama enam jam dan tiga sisanya kemudian dibebaskan dengan selamat oleh tim FBI.
Pada hari Minggu, Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss mengutuk penyanderaan di sinagoga sebagai tindakan terorisme dan anti-Semitisme.
“Kami mendukung AS dalam membela hak dan kebebasan warga negara kami dari mereka yang menyebarkan kebencian,” tulis Truss di Twitter.
Polisi pertama kali dipanggil ke sinagoga sekitar pukul 11.00 pagi dan orang-orang dievakuasi dari lingkungan sekitarnya segera setelah itu. Demikian disampaikan juru bicara FBI Dallas, Katie Chaumont.
Tim Penyelamat Sandera FBI pada Sabtu malam menyerbu sinagoga, mengakhiri kebuntuan 10 jam, di mana pria bersenjata itu mengganggu kebaktian Sabat dan menyandera rabi dan tiga orang lainnya.
Satu sandera dibebaskan tanpa cedera setelah ditahan selama enam jam dan tiga sisanya kemudian dibebaskan dengan selamat oleh tim FBI.
Pada hari Minggu, Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss mengutuk penyanderaan di sinagoga sebagai tindakan terorisme dan anti-Semitisme.
“Kami mendukung AS dalam membela hak dan kebebasan warga negara kami dari mereka yang menyebarkan kebencian,” tulis Truss di Twitter.
(min)
Lihat Juga :