Drama 10 Jam Penyanderaan Sinagoga Texas: Sandera Bebas, Pelaku Tewas
Minggu, 16 Januari 2022 - 12:55 WIB
loading...
A
A
A
“Kami tidak memiliki petugas keamanan di staf tetapi kami memiliki apa yang saya katakan adalah hubungan yang sangat baik dengan polisi setempat,” katanya.
Seorang pejabat AS yang diberi pengarahan tentang masalah tersebut mengatakan kepada ABC News bahwa penyandera mengaku sebagai saudara dari ahli saraf Pakistan Aafia Siddiqui, yang menjalani hukuman penjara 86 tahun di AS atas dakwaan tahun 2010 karena menembak tentara dan agen FBI.
Baca juga: Pengacara: Pelaku Penyanderaan Bukan Saudara Aafia Siddiqui
Penyandera juga menuntut perempuan yang dijuluki Lady al-Qaeda itu dibebaskan.
Siddiqui ditahan di penjara federal di daerah Fort Worth. Seorang pengacara yang mewakili Siddiqui, Marwa Elbially, dalam sebuah pernyataan mengatakan kepada CNN bahwa pria itu bukan saudara laki-laki Siddiqui. Dia memohon kepada pria itu untuk membebaskan para sandera, dengan mengatakan bahwa keluarga Siddiqui mengutuk tindakannya yang disebutnya "keji".
Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), sebuah kelompok advokasi Muslim AS, juga mengutuk tindakan pria itu.
“Serangan antisemit terbaru terhadap orang Yahudi Amerika yang beribadah di sinagoga adalah tindakan kejahatan murni,” kata CAIR dalam sebuah pernyataan.
Baca juga: Penyandera di Sinagoga Texas Tuntut Pembebasan Lady Al-Qaeda
Seorang pejabat AS yang diberi pengarahan tentang masalah tersebut mengatakan kepada ABC News bahwa penyandera mengaku sebagai saudara dari ahli saraf Pakistan Aafia Siddiqui, yang menjalani hukuman penjara 86 tahun di AS atas dakwaan tahun 2010 karena menembak tentara dan agen FBI.
Baca juga: Pengacara: Pelaku Penyanderaan Bukan Saudara Aafia Siddiqui
Penyandera juga menuntut perempuan yang dijuluki Lady al-Qaeda itu dibebaskan.
Siddiqui ditahan di penjara federal di daerah Fort Worth. Seorang pengacara yang mewakili Siddiqui, Marwa Elbially, dalam sebuah pernyataan mengatakan kepada CNN bahwa pria itu bukan saudara laki-laki Siddiqui. Dia memohon kepada pria itu untuk membebaskan para sandera, dengan mengatakan bahwa keluarga Siddiqui mengutuk tindakannya yang disebutnya "keji".
Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), sebuah kelompok advokasi Muslim AS, juga mengutuk tindakan pria itu.
“Serangan antisemit terbaru terhadap orang Yahudi Amerika yang beribadah di sinagoga adalah tindakan kejahatan murni,” kata CAIR dalam sebuah pernyataan.
Baca juga: Penyandera di Sinagoga Texas Tuntut Pembebasan Lady Al-Qaeda
(ian)
Lihat Juga :