Serangan Siber Besar-besaran Hantam Ukraina di Tengah Ketegangan dengan Rusia
Sabtu, 15 Januari 2022 - 09:57 WIB
loading...
A
A
A
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan Josep Borrell, diplomat top Uni Eropa (UE), mengutuk serangan itu. Borrell mengatakan komite politik dan keamanan Uni Eropa dan unit siber akan bertemu untuk memutuskan bagaimana merespons dan mendukung Kiev.
Baca juga: NATO-AS Tolak Tuntutan Rusia, Ukraina Semringah
“Kami akan mengerahkan semua sumber daya kami untuk membantu Ukraina mengatasi ini. Sayangnya, kami tahu itu bisa terjadi,” katanya.
“Sulit untuk mengatakan (siapa di balik serangan). Saya tidak bisa menyalahkan siapa pun karena saya tidak punya bukti. Tapi kita bisa membayangkannya,” imbuhnya.
Stoltenberg mengatakan NATO dan Ukraina dalam beberapa hari mendatang akan menandatangani kesepakatan untuk meningkatkan kerja sama siber.
"Kiev akan mendapatkan akses ke platform berbagi informasi malware NATO," katanya.
Menteri Luar Negeri Swedia, Ann Linde, mengatakan Barat harus melawan setiap agresi Rusia.
Baca juga: NATO-AS Tolak Tuntutan Rusia, Ukraina Semringah
“Kami akan mengerahkan semua sumber daya kami untuk membantu Ukraina mengatasi ini. Sayangnya, kami tahu itu bisa terjadi,” katanya.
“Sulit untuk mengatakan (siapa di balik serangan). Saya tidak bisa menyalahkan siapa pun karena saya tidak punya bukti. Tapi kita bisa membayangkannya,” imbuhnya.
Stoltenberg mengatakan NATO dan Ukraina dalam beberapa hari mendatang akan menandatangani kesepakatan untuk meningkatkan kerja sama siber.
"Kiev akan mendapatkan akses ke platform berbagi informasi malware NATO," katanya.
Menteri Luar Negeri Swedia, Ann Linde, mengatakan Barat harus melawan setiap agresi Rusia.
Lihat Juga :