Ekonomi Kian Hancur, Demonstran Blokir Jalan di Beirut dengan Truk dan Bus

Jum'at, 14 Januari 2022 - 06:30 WIB
loading...
A A A
Pound Lebanon, yang secara bebas ditukar di toko-toko dan bank dengan harga 1.500 per dolar hingga krisis meletus pada 2019, telah runtuh dan diperdagangkan di pasar tidak resmi pada hari Kamis di sekitar 31.500. Gaji kelas menengah yang dulu nyaman sekarang hampir tidak bisa memberi makan keluarga.

Baca: Pemerintah Lebanon Kritik Hizbullah: Kasihanilah Rakyat, Hentikan Kebencian Sektarian

"Kenaikan nilai tukar menyebabkan masalah yang sangat besar. Itu membuat orang Lebanon kelaparan, membuat semua warga miskin, warga tidak mampu mengisi bahan bakar lagi. Orang tidak mampu membeli roti atau makanan. Di mana kita menuju?" kata Fadi Abou Chakra, juru bicara serikat stasiun bahan bakar Lebanon.

Presiden Michel Aoun telah berusaha untuk menggembleng beberapa faksi sektarian untuk mengadakan konferensi dialog nasional, tetapi pembicaraan minggu ini sejauh ini hanya mendapat dukungan dari sekutu dekat. Beberapa penentang mengatakan konferensi semacam itu harus menunggu sampai setelah pemilihan parlemen Mei mendatang.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Palestina: Militer Israel...
Palestina: Militer Israel Kuasai 80% Wilayah Gaza
Rekomendasi
FIFA Selidiki Spanduk...
FIFA Selidiki Spanduk Kontroversial Argentina soal Kepulauan Falkland
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
Begini Respons Pihak...
Begini Respons Pihak Ruben Onsu Usai Giorgio Antonio Beri Klarifikasi di Medsos
Berita Terkini
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Infografis
Tank Barat Ukraina Gagal...
Tank Barat Ukraina Gagal dan Hancur di Ladang Ranjau Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved