Pria Palestina Tewas setelah Diserang Tentara Israel, Dia Ternyata Warga AS
Kamis, 13 Januari 2022 - 13:19 WIB
loading...
A
A
A
Kepala dewan desa Jiljilya Fouad Qattoum mengatakan As'ad sedang kembali ke rumah setelah mengunjungi kerabat ketika tentara Israel menghentikan mobilnya, mengikatnya, menutup matanya dan membawanya pergi ke bangunan yang masih dalam konstruksi.
Penduduk desa lain mengatakan dia melihat tentara Israel berjalan pergi dari As'ad sekitar jam 3 pagi.
“Mayat As'ad ditemukan lebih dari satu jam kemudian,” ungkap penjual sayur Mamdouh Elaboud yang mengatakan dia sendiri ditahan selama 20 menit, lalu dibebaskan.
"Setelah tentara pergi, kami melihat seseorang di tanah," papar Elaboud, 55, kepada Reuters.
Dia menjelaskan, “Dia berbaring telungkup di tanah dan ketika kami membalikkannya, kami menemukan seorang lelaki tua tanpa tanda-tanda kehidupan.”
Dalam posting Facebook, Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh menyalahkan pasukan Israel atas kematian pria itu dan menyebutnya sebagai kejahatan.
Juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Amnon Shefler mengatakan, “Militer akan menyelidiki peristiwa ini secara menyeluruh dan profesional, bertindak sesuai dengan nilai-nilai dan protokol kami."
Penduduk desa lain mengatakan dia melihat tentara Israel berjalan pergi dari As'ad sekitar jam 3 pagi.
“Mayat As'ad ditemukan lebih dari satu jam kemudian,” ungkap penjual sayur Mamdouh Elaboud yang mengatakan dia sendiri ditahan selama 20 menit, lalu dibebaskan.
"Setelah tentara pergi, kami melihat seseorang di tanah," papar Elaboud, 55, kepada Reuters.
Dia menjelaskan, “Dia berbaring telungkup di tanah dan ketika kami membalikkannya, kami menemukan seorang lelaki tua tanpa tanda-tanda kehidupan.”
Dalam posting Facebook, Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh menyalahkan pasukan Israel atas kematian pria itu dan menyebutnya sebagai kejahatan.
Juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Amnon Shefler mengatakan, “Militer akan menyelidiki peristiwa ini secara menyeluruh dan profesional, bertindak sesuai dengan nilai-nilai dan protokol kami."
(sya)
Lihat Juga :