Uni Eropa Kutuk Peluncuran Rudal Hipersonik Korea Utara
Rabu, 12 Januari 2022 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
Selain Uni Eropa, Amerika Serikat juga telah mendesak Korut untuk menghentikan "provokasi". Desakan itu muncul setelah peluncuran uji coba Korut baru-baru ini yang disebut oleh negara-negara regional sebagai rudal hipersonik canggih.
Baca: Korut Konfirmasi Uji Coba Rudal Hipersonik, Disaksikan Langsung Kim Jong-un
“Kami pikir, DPRK (Korut) berkewajiban menghentikan provokasi ini, untuk menunjukkan bahwa mereka juga tertarik dan serius dengan dialog ini,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Rabu (12/1/2022).
Menurut Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, Korea Utara pada hari Selasa menguji rudal balistik menggunakan teknologi mutakhir. Ini merupakan uji coba senjata kedua yang dilakukan Korut pada awal tahun ini. Peluncuran sebelumnya terjadi pada 5 Januari lalu.
Belakangan, Korut melaporkan telah menguji coba rudal supersonik yang terbang 700 kilometer dan tepat mengenai sasaran. Militer Korsel kemudian mengatakan proyektil yang ditembakkan pada 5 Januari itu terbang kurang dari 700 kilometer dengan kecepatan maksimum 6 Mach di ketinggian kurang dari 50 km.
Baca: Korut Konfirmasi Uji Coba Rudal Hipersonik, Disaksikan Langsung Kim Jong-un
“Kami pikir, DPRK (Korut) berkewajiban menghentikan provokasi ini, untuk menunjukkan bahwa mereka juga tertarik dan serius dengan dialog ini,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Rabu (12/1/2022).
Menurut Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, Korea Utara pada hari Selasa menguji rudal balistik menggunakan teknologi mutakhir. Ini merupakan uji coba senjata kedua yang dilakukan Korut pada awal tahun ini. Peluncuran sebelumnya terjadi pada 5 Januari lalu.
Belakangan, Korut melaporkan telah menguji coba rudal supersonik yang terbang 700 kilometer dan tepat mengenai sasaran. Militer Korsel kemudian mengatakan proyektil yang ditembakkan pada 5 Januari itu terbang kurang dari 700 kilometer dengan kecepatan maksimum 6 Mach di ketinggian kurang dari 50 km.
(esn)
Lihat Juga :