AS Desak Korut Hentikan Provokasi dan Berallih ke Dialog

Rabu, 12 Januari 2022 - 11:28 WIB
loading...
AS Desak Korut Hentikan...
Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mendesak Korea Utara (Korut) untuk menghentikan "provokasi". Desakan itu muncul setelah peluncuran uji coba Korut baru-baru ini yang disebut oleh negara-negara regional sebagai rudal hipersonik canggih.

“Kami pikir, DPRK (Korut) berkewajiban menghentikan provokasi ini, untuk menunjukkan bahwa mereka juga tertarik dan serius dengan dialog ini,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Rabu (12/1/2022).

Baca: Korut Konfirmasi Uji Coba Rudal Hipersonik, Disaksikan Langsung Kim Jong-un

“Dan, jika mereka mau, mereka akan menemukan mitra yang bersedia di Amerika Serikat dan sekutu kami. Juga untuk terlibat dalam dialog ini," lanjut Price. Menurutnya, AS tidak menempatkan prasyarat pada dimulainya kembali negosiasi dengan Korut.

Peluncuran rudal balistik hari Selasa adalah yang kedua dari apa yang dikatakan Korut sebagai rudal hipersonik yang baru dikembangkan. Korea Selatan (Korsel) juga mengatakan tampaknya peluncuran itu adalah rudal hipersonik yang mencapai kecepatan lebih dari 10 Mach, atau sekitar 7.700 mph (12.400 kph).

Setelah peluncuran tersebut, Korsel menyatakan penyesalan yang kuat atas perkembangan tersebut dan meminta Pyongyang untuk menanggapi seruannya untuk berdialog, menurut kantor berita Korsel, Yonhap.

Baca: Korut Uji Coba Rudal Hipersonik, AS Setop Penerbangan di Pantai Barat

"Korut harus memilih kerja sama untuk perdamaian daripada tindakan yang bertentangan dengan upaya untuk membangun perdamaian di Semenanjung Korea, seperti peluncuran rudal terbaru, pada saat kritis ini untuk menstabilkan situasi politik di sekitar semenanjung itu," Yonhap mengutip pernyataan Kementerian Unifikasi Korea Selatan.

Sebelumnya pada awal pekan ini, AS dan lima negara lainnya mendesak Korut untuk mengakhiri program nuklir dan uji coba rudal balistiknya. AS, Inggris, Prancis, Irlandia, Albania, dan Jepang mengeluarkan pernyataan bersama menjelang sesi Dewan Keamanan PBB yang membahas uji coba rudal terbaru Pyongyang.



Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, dalam sebuah pernyataan tertulis atas nama enam negara, mengatakan "peluncuran rudal balistik Korut pada 5 Januari merupakan pelanggaran nyata terhadap beberapa resolusi Dewan Keamanan.

Pernyataan itu menggarisbawahi bahwa “pengejaran senjata pemusnah massal dan program rudal balistik yang terus dilakukan Korea Utara merupakan ancaman bagi perdamaian dan keamanan internasional.”
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved