WHO Ungkap Prediksi Ngeri Soal Omicron dalam 6 Pekan Mendatang

Selasa, 11 Januari 2022 - 20:31 WIB
loading...
WHO Ungkap Prediksi...
Turis berjalan di lapangan Trocadero, dekat Menara Eiffel, Paris, Prancis, 6 Desember 2021. Foto/REUTERS
A A A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan prediksi mengerikan terkait penyebaran varian Omicron Covid-19. Menurut pemodelan saat ini, lebih dari setengah populasi Eropa akan terinfeksi Omicron dalam 6 hingga 8 pekan ke depan.

Berbicara pada Selasa (11/1/2022), Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Eropa, Hans Kluge, memberikan peringatan keras tentang penyebaran virus corona.

“Pada tingkat ini, Institut Metrik dan Evaluasi Kesehatan memperkirakan lebih dari 50% populasi di wilayah tersebut akan terinfeksi Omicron dalam 6-8 pekan ke depan,” ungkap Kluge dalam jumpa pers.

Baca juga: Misi Pasukan Asing di Kazakhstan Sukses, Penarikan Dimulai dalam 2 Hari

Pejabat tinggi WHO di Eropa mengatakan ada 7 juta kasus Covid-19 yang baru dilaporkan di benua itu pada pekan pertama tahun 2022.

Baca juga: Wanita Gendong Singa Kabur di Pelukan Seperti Bocah Ngamuk, Netizen Kaget

Angka tersebut menunjukkan prevalensi varian Omicron telah berlipat ganda selama periode dua pekan.

Baca juga: Jet Tempur Korsel Jatuh Saat Naik Ketinggian, Diduga Tabrak Gunung

Varian yang sangat menular itu telah menyebabkan lonjakan besar dalam tingkat infeksi di seluruh benua Eropa.

Pekan lalu, Prancis mencatat lebih dari 300.000 kasus Covid-19 dalam 24 jam.

Omicron juga telah menyebabkan rekor tingkat infeksi Covid di Inggris dengan beberapa rumah sakit didorong hingga batasnya.

Warga Inggris yang tidak divaksinasi mengambil sebagian besar tempat tidur rumah sakit akibat wabah tersebut.

Prediksi mengerikan WHO ini membuat rumah sakit di benua Eropa diprediksi kewalahan menampung pasien baru.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Dasar Laut Terangkat...
Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina
Rekomendasi
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Foksi: Sungguh Menggelikan
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Berita Terkini
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Infografis
Jika Berperang, Angkatan...
Jika Berperang, Angkatan Darat Inggris Bisa Musnah dalam 6 Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved