Taliban Bertemu Pemimpin Perlawanan Afghanistan Ahmad Massoud di Iran
Senin, 10 Januari 2022 - 21:47 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Australia Beli Senjata Baru Rp36 Triliun, Termasuk 75 Tank M1A2 Abrams
"Ya, kami telah bertemu komandan Ismail Khan dan Ahmad Massoud di Iran. Kami juga bertemu dengan warga Afghanistan lainnya. Kami meyakinkan mereka semua bahwa mereka dapat kembali dan tinggal di Afghanistan tanpa khawatir," ungkap Muttaqi setelah pertemuan.
Muttaqi menyampaikan kepada para panglima perang Afghanistan dan masyarakat umum yang meninggalkan negara itu tahun lalu bahwa mereka tidak akan menghadapi masalah keamanan saat kembali ke Afghanistan.
“Ini adalah rumah bagi kita semua. Setiap orang bebas untuk kembali ke negaranya dan tinggal di tanah airnya. Kami meminta mereka berkontribusi dalam pembangunan bangsa,” ujar Muttaqi.
Pelaksana Menteri Luar Negeri Taliban sebelumnya juga menawarkan gencatan senjata dan perdamaian kepada kelompok perlawanan yang dipimpin Massoud.
Tawaran itu dilihat sebagai hasil dari tekanan yang diberikan kepada Taliban oleh negara-negara seperti Iran, Pakistan, dan lainnya untuk membentuk pemerintahan yang inklusif.
Iran memiliki hubungan dekat dengan pihak anti-Taliban dan Taliban di Afghanistan. Karena itulah pertemuan antara dua pihak itu digelar di Teheran.
"Ya, kami telah bertemu komandan Ismail Khan dan Ahmad Massoud di Iran. Kami juga bertemu dengan warga Afghanistan lainnya. Kami meyakinkan mereka semua bahwa mereka dapat kembali dan tinggal di Afghanistan tanpa khawatir," ungkap Muttaqi setelah pertemuan.
Muttaqi menyampaikan kepada para panglima perang Afghanistan dan masyarakat umum yang meninggalkan negara itu tahun lalu bahwa mereka tidak akan menghadapi masalah keamanan saat kembali ke Afghanistan.
“Ini adalah rumah bagi kita semua. Setiap orang bebas untuk kembali ke negaranya dan tinggal di tanah airnya. Kami meminta mereka berkontribusi dalam pembangunan bangsa,” ujar Muttaqi.
Pelaksana Menteri Luar Negeri Taliban sebelumnya juga menawarkan gencatan senjata dan perdamaian kepada kelompok perlawanan yang dipimpin Massoud.
Tawaran itu dilihat sebagai hasil dari tekanan yang diberikan kepada Taliban oleh negara-negara seperti Iran, Pakistan, dan lainnya untuk membentuk pemerintahan yang inklusif.
Iran memiliki hubungan dekat dengan pihak anti-Taliban dan Taliban di Afghanistan. Karena itulah pertemuan antara dua pihak itu digelar di Teheran.
Lihat Juga :